Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Islam dalam tradisi lokal masyarakat di tiga wilayah, yaitu Arab, Jawa, dan Sulawesi Selatan. Fokus penelitian diarahkan pada dua aspek utama: pertama, pelestarian dan transformasi tradisi lokal pasca masuknya Islam; kedua, peran nilai-nilai Islam dalam membentuk identitas budaya dan tatanan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis berbasis studi literatur. Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, artikel budaya, serta dokumen sejarah dan etnografi lokal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Islamisasi di ketiga wilayah tersebut berlangsung melalui akulturasi yang harmonis. Di Jazirah Arab, nilai Islam menyempurnakan tradisi pra-Islam seperti memuliakan tamu. Di Jawa, Islam menyerap tradisi lokal melalui ritual slametan dan ruwatan yang diisi dengan nilai-nilai akidah dan akhlak. Sementara di Sulawesi Selatan, nilai Islam menguatkan struktur adat seperti mappacci dan barazanji yang kini sarat dengan muatan religius. Proses tersebut membentuk pola budaya lokal-Islami yang dinamis, adaptif, dan tetap berakar pada identitas masing-masing masyarakat.

Keywords

Tradisi Lokal, Nilai Islam, Arab, Jawa, Sulawesi Selatan

Article Details