Main Article Content

Abstract

Tujuan  –  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas penggunaan dana zakat untuk investasi menurut perspektif hukum Islam dan mengkaji praktik investasi dana zakat di lembaga zakat di Indonesia.


Metode –  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan konten analisis terhadap data sekunder berupa literatur fikih, fatwa MUI, jurnal akademik, dan laporan kelembagaan untuk mengkaji praktik investasi dana zakat dari perspektif hukum Islam dan kelembagaan zakat di Indonesia secara mendalam dan kontekstual.


Hasil Penelitian – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas ulama klasik melarang investasi dana zakat karena prinsip al-fauriyyah dan potensi hilangnya hak mustahik, sebagian ulama kontemporer membolehkannya dengan syarat pengelolaan yang profesional dan penuh kehati-hatian. Di Indonesia, lembaga zakat seperti BAZNAS telah menerapkan investasi dana zakat, dan hasil investasinya dimanfaatkan untuk mendukung operasional lembaga serta didistribusikan kepada mustahik.


Keterbatasan – Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan data sekunder yang tidak mencakup data empiris langsung dari praktik lapangan lembaga zakat, sehingga analisis bersifat teoritik dan konseptual. Selain itu, fokus penelitian yang terbatas pada konteks Indonesia mungkin belum sepenuhnya merepresentasikan praktik investasi zakat di tingkat global.


Implikasi Praktis – Implikasi praktis dari penelitian ini adalah memberikan panduan bagi lembaga zakat dalam merancang strategi investasi dana zakat yang sesuai dengan prinsip syariah dan prinsip kehati-hatian (prudential principles), sehingga dapat memaksimalkan manfaat bagi mustahik tanpa menimbulkan risiko yang merugikan. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan dan fatwa yang mendukung pengelolaan dana zakat secara produktif dan berkelanjutan.

Keywords

zakat investasi fikih kontemporer lembaga zakat zakat produktif

Article Details

References

  1. Abdalla, S. M. A. (2024). From Private Practice to State-Controlled Sector: The Transformation of Zakat in Sudan (1989-2018). Égypte Soudan Mondes Arabes, 25, 121–138.
  2. Afifah, Y., Ragilita, R., & Pranata, M. H. (2023). Synergy of BAZNAS, LAZNAS, and BWI: Exploring the Potential of Zakat and Waqf for Social and Economic Welfare. Economic: Journal Economic and Business, 2(2), 54–59. https://doi.org/10.56495/ejeb.v2i2.689
  3. Ahmad, W. M. W. (2022). Fatwas on zakat in Malaysia–trends and issues. Journal of Ifta and Islamic Heritage, 1(1), 66–87.
  4. Al-Ghafiliy, A. bin M. (2008). al-Nawazil al-Zakah: Dirasah Fiqhiyyah Ta’shiliyyah li Mustajidat al-Zakah. Bank al-Bilad.
  5. Al-Nawawi, Y. ibn S. (2003). Al-Majmu‘ Syarh al-Muhadhdhab (6th ed.). Dar al-Fikri.
  6. al-Zuhaili, W. (1997). al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (3rd ed.). Dar al-Fikri.
  7. Amri, M. C. E. L., Mohammed, M. O., & AlKhalili, M. M. S. (2024). Fintech adoption and its investment impact in Islamic social finance: The case of zakat. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 12, 213–254.
  8. Ascarya, A. (2022). The role of Islamic social finance during Covid-19 pandemic in Indonesia’s economic recovery. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 15(2), 386–405. https://doi.org/10.1108/IMEFM-07-2020-0351
  9. Asfarina, M., Ascarya, A., & Beik, I. S. (2019). Classical and contemporary fiqh approaches to re-estimating the zakat potential in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 5(2), 387–418.
  10. Asni, F., Zulkifli, M. I., & Yusli, Y. (2024). Acceptance of Zakat institutions in Malaysia towards Micro Credit-Qard Hasan financing through Zakat fund (MCZF) for post-pandemic Asnaf entrepreneurs. Journal of Islamic Accounting and Business Research.
  11. Azizah, W. N., & Muhari, S. (2023). The Impact Comparison of Consumptive Zakat Distribution and Productive Zakat Empowerment: A Case Study From Baznas South Tangerang. Indonesian Conference of Zakat-Proceedings, 203–211.
  12. BAZNAS RI, B. A. Z. N. (2023). Potensi Peningkatan Kesejahteraan Mustahik Melalui Skema Istitsmar Dana Zakat.
  13. Firmansyah, Y., Sukarno, H., & Masruroh, N. (2024). Measuring the Poverty of Productive Zakat Mustahik using the CIBEST Model. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 8(2), 176–191.
  14. Hamza, H. (2024). Role of Zak?t in Building up a Sustainable Investment. In Islamic Finance and Sustainable Development (pp. 85–96). Routledge.
  15. Hassan, M. K., Mohsin, M. I. A., & Muneeza, A. (2024). Application of Zakat: From Classical and Contemporary Perspective. World Scientific Publishing.
  16. Hawari, M. D., & Zen, M. (2020). Pengelolaan Zakat Produktif Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat. Jurnal Manajemen Dakwah, 8(1).
  17. Herianingrum, S., Supriani, I., Sukmana, R., Effendie, E., Widiastuti, T., Fauzi, Q., & Shofawati, A. (2024). Zakat as an instrument of poverty reduction in Indonesia. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 15(4), 643–660.
  18. Hutagalung, S. A., Murizal, I., & Saragih, R. I. F. (2023). Productive Waqf: Solutions for Strengthening the Ummah’s Economy and Social Empowerment. JGIES: JOURNAL OF GLOBAL ISLAMIC ECONOMIC STUDIES, 1(3), 10–18.
  19. Iskandar, I., Irsyamuddin, D., Dwiyan, E., & Ihsan, H. (2023). Waqf Substantial Contribution Toward the Public Healthcare Sector in the Ottoman Empire. Journal of Critical Realism in Socio-Economics (JOCRISE), 1(3), 275–294. https://doi.org/10.21111/jocrise.v1i3.21
  20. Iskandar, I., Kurlillah, A., & Munadiati, M. (2023). Roles of Waqf in Supporting Economy Recovery Post Covid-19 Pandemic. ZISWAF: Jurnal Zakat Dan Wakaf, 10(01), 65–82.
  21. Isman, A. F. (2023). Kesejahteraan berbasis Pemberdayaan Filantropi Zakat: Analisis pada Aspek Ekonomi, Sosial, Pendidikan, dan Kesehatan. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, 3(1), 27–36.
  22. Isnaini, N. (2023). Zakat Produktif Sebagai Instrument Membangkitkan Kesejahteraan Perekonomian Di Masa Pandemic Covid19. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Islam, 6(1), 70–83.
  23. Juniati, W., & Widiastuti, T. (2024). Intention to adopt blockchain technology for zakat management in Indonesia. Journal of Islamic Marketing.
  24. Kahf, M. (1999). The principle of socio-economic justice in the contemporary Fiqh of Zakah. IQTISAD Journal of Islamic Economics, 1(1), 24–44.
  25. KEMENAG. (2024). Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedakah Tumbuh Pesat di 2024, Bagaimana Penyalurannya? Kementerian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/nasional/pengumpulan-zakat-infak-dan-sedakah-tumbuh-pesat-di-2024-bagaimana-penyalurannya-8WPNG
  26. Maguni, W. (2013). PERAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENDISTRIBUSIAN ZAKAT?: DISTRIBUSI ZAKAT DARI MUZAKKI KE MUSTAHIK PADA ( BADAN AMIL ZAKAT ) BAZ Oleh?: Wahyuddin Maguni. Jurnal Al-‘Adl, 6(1), 157–183.
  27. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2003 Tentang Penggunaan Dana Zakat Untuk Investasi, 210 (2003). https://mui.or.id/storage/fatwa/b3ab0a78399e82f9c9f5018e6ecccf37-lampiran.pdf
  28. Marseli, A., & Zainuddin, Z. (2020). Investasi Dana Zakat Sebelum Didistribusikan Kepada Mustahiq Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Jurnal Syarikah: Jurnal Ekonomi Islam, 6(2), 182–188.
  29. Mawardi, I., Widiastuti, T., Al Mustofa, M. U., & Hakimi, F. (2023). Analyzing the impact of productive zakat on the welfare of zakat recipients. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(1), 118–140.
  30. Mubarrak, H., Iskandar, I., Hamdiah, H., & Munir, B. (2024). Pengembangan Waqaf Temporer Bagi Pembangunan Ekonomi Umat: Suatu Kajian Penerapannya di Turki dan Indonesia. IHTIYATH?: Jurnal Manajemen Keuangan Syariah, 8(1), 14–28. https://doi.org/10.32505/ihtiyath.v8i1.8165
  31. Munadiati, Kurlillah, A., Iskandar, & Hamid, A. (2022). Risk management analysis and profit maximization of Indonesian millennials investing in cryptocurrencies. Jurnal Ilmu Hukum & Ekonomi Syariah, 1(1), 13–30.
  32. Noor, A. B. M., Kaba, A. R., Shaarani, A. Z. bin M., & Saleh, A. O. H. (2021). The Concept of Zakat of Mustaghallat and Its Application to Long Term Investment Sukuk. The Importance of New Technologies and Entrepreneurship in Business Development: In The Context of Economic Diversity in Developing Countries: The Impact of New Technologies and Entrepreneurship on Business Development, 1605–1614.
  33. Nurzaman, M. S. (2010). Zakat and human development: an empirical analysis on poverty alleviation in Jakarta, indonesia. 8th International Conference on Islamic Economics and Fnance, 1–26.
  34. Omar, N., & Khairi, K. F. (2021). Zakat and blockchain: A review. International Journal of Islamic Economics and Finance Research, 4(2 December), 60–66.
  35. Qardhawi, Y. (1994). Musykilat al-Faqr wa Kayfa Alajah al-Islam. Muassasah al-Risalah.
  36. Ruzana, A. (2022). What Do We Know About Investment of Zakat Fund? A Systematic Literature Review. International Journal of Zakat, 7(2), 91–104.
  37. Saharani, K. D., Ardiani, D., & Nurcahya, W. F. (2024). Strategi Pembiayaan APBN Dalam Menghadapi Ketidakpastian Perekonomian Global. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(5), 821–834.
  38. Sarif, S., Nor Aini, A., & and Kamri, N. ‘Azzah. (2024). Zakat for generating sustainable income: an emerging mechanism of productive distribution. Cogent Business & Management, 11(1), 1–13. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2312598
  39. Shodiq, S. J., Chotib, M., & Widyawati, N. (2024). ZAKAT PRODUKTIF DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 4(1), 19–29.
  40. Sofuo?lu, H., & Iskandar, I. (2024). Evaluating the Efficiency of Islamic Financial Institutions in Managing Cash Waqf in Indonesia. Journal of Islamic Economic and Finance, 10(2), 394–444. https://doi.org/https://doi.org.tr/10.54863/jief.1540049
  41. Sulistiani, S. L., Edriyanti, R., & Ibrahim, I. (2023). Model Investasi Dana Haji dalam Pengembangan Aset Wakaf di Indonesia Perspektif Maqashid Syariah. QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 4(1), 51–65.
  42. Suryadarma, F. R., & Pujiyono, P. (2025). Implementation of Prudential Principles in Risk Management in Digital Banking Business Models. Devotion Journal of Research and Community Service, 6(1), 19–29.
  43. Yunita Rahayu, K. (2025). Potensi Zakat Rp 327 Triliun, yang Terkumpul Baru Rp 41 Triliun. Kompas, 1. https://www.kompas.id/artikel/potensi-zakat-rp-327-triliun-yang-terkumpul-baru-rp-41-triliun
  44. Yusuf, M. Z., Aufa, M. F., & Umam, K. (2024). Blockchain Zakat in Law Perspective and its Implication on Zakat Management. Istinbath, 23(2), 292–305.
  45. Zunaidi, A. (2024). Investment of Zakat Funds as an Effort to Improve Dhuafa’s Economy Perspective Yusuf Qardhawi. AZKA International Journal of Zakat & Social Finance, 17–35.