Main Article Content

Abstract

Masa remaja merupakan periode kritis dalam pembentukan kepribadian, di mana pola asuh orang rua dan pengalaman trauma masa kecil memiliki pengaruh signifikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui  peran pola asuh orang tua dan trauma masa kecil dengan perkembangan kepribadian remaja. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan wawancara secara mendalam pada 10 remaja berusia 13-18 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian dari penelitian ini yaitu : (1) Pola asuh demokratis mendukung kepercayaan diri dan empati, pola asuh otoriter memiliki perasaan takut, rendah diri, dan kesulitan dalam mengambil keputusan, pola asuh permisif memiliki perilaku implusif, kesulitan mengatur tanggung jawab dan merasa kurang memiliki batasan; (2) Trauma masa kecil memicu kecemasan, perilaku menghindar dalam hubungan sosial,  dan kesulitan mengelola emosi.

Keywords

Pola Asuh; Trauma Masa Kecil; Perkembangan kepribadian

Article Details