Main Article Content
Abstract
Gangguan identitas gender dan gangguan psikoseksual merupakan dua bentuk permasalahan psikologis yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan individu, baik secara emosional, sosial, maupun relasional. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah aspek psikologis dan seksologis dari gangguan identitas gender dan gangguan psikoseksual dalam perspektif klinis. Metode penelitian menggunakan studi literatur (studi Pustaka)yang memanfaatkan data dari jurnal ilmiah, buku referensi, dan dokumen resmi lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan identitas gender seringkali terkait dengan pengalaman trauma masa kanak-kanak dan kesulitan dalam proses identifikasi diri. Gangguan psikoseksual dapat disebabkan oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial. Pendekatatan terapeutik yang efektif meliputi psikoterapi, terapi hormon, dan edukasi seks.