Main Article Content

Abstract

Gangguan kesehatan mental dan stress rentan dialami oleh warga binaan yang
berada di lingkungan lapas. Program pengabdian ini bertujuan untuk
membantu warga binaan mengatasi stress serta mengetahui bagaimana art
therapy dapat menjadi salah satu pendekatan yang dapat mengatasi stress pada
warga binaan dan mengetahui manfaat lain yang diperoleh dari penerapan
metode ini di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Program dilaksanakan
menggunakan metode psikoterapi dengan teknik art therapy (terapi seni).
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa bimbingan konseling, staf pembina dan
narapidana lembaga pemasyarakatan kelas IIA Kota Serang dalam
melaksanakan program art therapy. kegiatan art therapy diikuti oleh 11 orang
warga binaan dengan jenis kasus yang berbeda-beda dan memiliki gejala stress
pada tingkat sedang sampai berat. Hasil dari kegiatan ini, mahasiwa
mengamati dan melakukan wawancara terlihat warga binaan yang sebelumnya
murung dan pendiam, sudah bisa tersenyum dan terbuka untuk bercerita.
Setelah diadakannya program art therapy mahasiswa melihat perubahan pada
prilaku dan mimik wajah warga binaan. Art therapy atau terapi seni terbukti
menjadi metode yang efektif dalam upaya mengatasi stres pada warga binaan
kelas IIA kota Serang. Melalui penggunaan media seni lukis, para peserta terapi
dapat menyalurkan emosi dan mengekspresikan perasaan yang sulit mereka
ungkapkan secara verbal.

Keywords

Seni Binaan Stres Terapi

Article Details

How to Cite
Suhara, G. C., Damai Syaputra, Y., Furqonuddin, A., & Monalisa, M. (2025). Art Therapy: Penggunaan Media Seni sebagai Upaya Mengatasi Stress Warga Binaan. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1 - 10. https://doi.org/10.32505/connection.v5i1.10368

References

  1. Alifariki, L. O., Laoh, M. J., Lombogia, M., Tangka, W. J., Momongan, R. N., Legi, N. N.,
  2. Latuminasse, A. R., Amanupunnyo, A. N., Rahakbauw, Z. G., Keintjem, K. F., Fatmi,
  3. M. Y., Kelabora, J., Yuniyanti, A. T., & Nuryanti, E. (2023). Bunga Rampai Keperawatan
  4. Dasar (L. syam Abidin & A. F. Metekohay (ed.)). PT. Media Pustaka Indo.
  5. https://www.google.co.id/books/edition/BUNGA_RAMPAI_KEPERAWATAN_DAS
  6. AR/2WDjEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=ciri+ciri+stress+ringan&pg=PA10&printse
  7. c=frontcover
  8. Bennington, R., Backos, A., Harrison, J., Etherington Reader, A., & Carolan, R. (2016). Art
  9. therapy in art museums: Promoting social connectedness and psychological wellbeing of older adults. Arts in Psychotherapy, 49, 34–43.
  10. https://doi.org/10.1016/j.aip.2016.05.013
  11. Cempaka, A. A., & Lilyana, M. T. A. (2023). Art Therapy Melukis di Atas Kain Bagi Warga
  12. Binaan Lembaga Pemasyarakatan di Surabaya. BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan
  13. Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 11–20. https://doi.org/10.36407/berdaya.v5i1.837
  14. Christiani, Y., Mulyanto, M., & Wahida, A. (2021). Terapi Seni di Masa Pandemi Corona
  15. Virus Disease-19 (Covid-19). Panggung, 31(1), 106–116.
  16. https://doi.org/10.26742/panggung.v31i1.1537
  17. Harvey, S. (1989). Creative arts therapies in the classroom: A study of cognitive,
  18. emotional, and motivational changes. American Journal of Dance Therapy, 11(2), 85–
  19. 100. https://doi.org/10.1007/BF00843773
  20. Junaedi, F., Hanurawan, F., Setiyowati, A. J., & Ramli, M. (2022). Reducing the New
  21. Inmates’ Anxiety through Rational Emotive Behavior Therapy with Patronage
  22. Counseling Technique. Emerging Science Journal, 6(2), 306–321.
  23. https://doi.org/10.28991/ESJ-2022-06-02-08
  24. Karyanti. (2015). Konseling Art dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Self
  25. Disclosure Mahasiswa. anterior jurnal, 15(1), 55–61.
  26. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/anterior.v15i1.198
  27. Khusnah, U. K., Atmagistri, Z. I., & Amalia, I. (2024). Konseling Kelompok Dengan Art
  28. Therapy Dalam Mengatasi Kejenuhan Warga Binaan Rutan Kelas 1 Surabaya.
  29. Tabsyir : Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 5(1).
  30. https://doi.org/https://doi.org/10.59059/tabsyir.v5i1.805
  31. Liu, C., Xie, Y., Xu, Y., Song, Z., Tang, J., Shen, J., Jiang, Z., Shen, C., Zhan, X., & Zheng, C.
  32. (2024). Assessing the stress-relief impact of an art-based intervention inspired by the
  33. broaden-and-build theory in college students. Frontiers in Psychology, 15(January),
  34. 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1324415
  35. MacKENZIE, L. D., & Goodstein, L. (1985). Long-Term Incarceration Impacts and
  36. Characteristics of Long-Term Offenders: An Empirical Analysis. sage journals, 12(4).
  37. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0093854885012004001
  38. Mayliyan, A. K., & Budiarto, E. (2022). Pengaruh afirmasi positif terhadap depresi,
  39. Art Therapy: Penggunaan… - Grasi Cantika, Yogi Damai Syaputra, Asep Furqonuddin, Monalisa
  40. 10
  41. ansietas, dan stres warga binaan di rutan pada kasus penyalahgunaan NAPZA.
  42. Keperawatan jiwa (jkj): persatuan perawat nasional Indonesia, 10(4), 683–691.
  43. Mirvi Farisah, Q., P. Satiadarma, M., & Roswiyani, R. (2024). Effectiveness of Art Therapy
  44. Intervention to Reduce the Level of Parenting Stress and Negative Emotions of
  45. Mothers of Hydrocephalus Patients. International Journal of Social Health, 3(3), 221–
  46. 232. https://doi.org/10.58860/ijsh.v3i3.170
  47. Puig, A., Lee, S. M., Goodwin, L., & Sherrard, P. A. D. (2006). The efficacy of creative arts
  48. therapies to enhance emotional expression, spirituality, and psychological well-being
  49. of newly diagnosed Stage I and Stage II breast cancer patients: A preliminary study.
  50. Arts in Psychotherapy, 33(3), 218–228. https://doi.org/10.1016/j.aip.2006.02.004
  51. Ratnasari, F., Gandaria, Y. F., Wibisono, H. Y. ., & Puspita Sari, R. (2020). Dukungan
  52. Keluarga Dengan Tingkat Stress Warga Binaan Di Lembaga Pemasyarakatan
  53. Perempuan Tangerang. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian
  54. masyarakat, 4(2), 110. https://doi.org/10.52031/edj.v4i2.67
  55. Republik Indonesia. (1995). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995
  56. Tentang Pemasyarakatan. tentang Pemasyarakatan, 66(September), 37–39.
  57. https://bphn.go.id/data/documents/95uu012.pdf
  58. Saputra, A., Kartasasmita, S., & Subroto, U. (2018). Peneraan Art Therapy Untuk
  59. Mengurangi Gejala Depresi Pada Narapidana. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora,
  60. dan Seni, 2(1), 181–188. https://doi.org/DOI:10.24912/jmishumsen.v2i1.1599
  61. Sholihah, I. N. (2017). Kajian teoretis penggunaan art therapy dalam pelaksanaan layanan
  62. bimbingan dan konseling di SMK Isna Ni ’ matus Sholihah. International Conference,
  63. 173–182.
  64. Souza, A. K., & Dhami, K. M. (2010). First-Time and Recurrent Inmates’ Experiences of
  65. Imprisonment. sage journal, 37, 1330–134.
  66. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0093854810379969
  67. Zhang, B., Wang, J., & Abdullah, A. binti. (2024). The effects of art therapy interventions
  68. on anxiety in children and adolescents: A meta-analysis. Clinics, 79, 100404.
  69. https://doi.org/10.1016/j.clinsp.2024.100404