Main Article Content
Abstract
Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di kelurahan tanah patah yaitu sebagian besar melemahnya pendapatan warga terutama para pedagang/ UMKM yang tergantung pada penjualan yang hasilnya sangat menurun diakibatkan oleh pandemi covid-19 berdampak pada perekonomian bahkan kesehatan. Tujuan pengabdian ini memberikan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan brownies remunggai sebagai penambahan penghasilan warga sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan pendapatan warga dan menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari paparan radikal bebas. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa workshop dalam bentuk pelatihan, pendampingan pembuatan produk olahan remunggai yaitu brownies remunggai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini pengetahuan masyarakat meningkat, keterampilan dan mampu mengelola remunggai menjadi produk bernilai ekonomi berupa brownies remunggai.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Azizah, A. A. (2015). Tingkat kerapuhan dan daya terima biskuit yang disubstitusi tepung daun kelor (Moringa oleifera) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
- Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu Tahun 2017 pada laman web: (https://bengkulukota.bps.go.id/)
- Belladona, M., & Waliamin, J. (2021). Pemanfaatan Moringa oleifera sebagai Produk Olahan Sehat dan Bernilai Ekonomis bagi Masyarakat di Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu di Tengah Pandemi Covid-19. Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 1-7.
- Fuglie, L. (2001). Combating Malnutrition With Moringa. Development potential for Moringa products, 1(1), 1–4.
- Kurniawati, I. D. (2018). Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan Pemahaman konsep mahasiswa. DoubleClick: Journal of Computer and Information Technology, 1(2), 68-75.
- Kasolo, J.N. (2010). Phytochemicals and Uses of Moringa Oleifera Leaves in Ugandan ural Communities. Academic Journals, 4(9), 753–757. Diakses dari.org
- Krisnadi, A. D. (2013). e-Book Kelor super nutrisi. Blora: KELORINA.COM.
- Madukwe, E., Ugwuoke, A. & Ezeugwu, J. (2013). Effectiveness Of Dry Moringa Oleifera Leave Powder In Treatment Of Anemia. Academic Journals, 5(5), 226–228. Diakses dari www. academicjournals.org.
- Noratuddini, N., & Pohan, R. A. (2021). Pemberdayaan aset daun sirih dan kain bekas dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Desa Alue Dua di masa pandemi Covid-19. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 22-28.
- Prihandana Rama, Roy Handoko. (2008). En- ergi Hijau. Penerbar Swadaya: Jakarta
- Rosyidah, A. Z., & Ismawati, R. (2016).Studi tentang tingkat kesukaan responden terhadap penganekaragaman lauk pauk dari daun kelor (Moringa oleivera).E-journal Boga, 5(1), 17-22.
- Sarmigi, E. (2020). Analisis Pengaruh Covid-19 Terhadap Perkembangan UMKM di Kabupaten Kerinci. Al Dzahab Islamic Economy Journal, 1(1), 1-17.
- Triyana, V., & Marimbun, M. (2021). Meningkatkan ketahanan pangan bidang pertanian melalui budidaya tanaman sayur sayuran. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1-6.