Main Article Content

Abstract

This study aims to analyze the influence of profit-sharing ratios in Islamic financing products—including mudharabah, musyarakah, and murabahah—on Return on Assets (ROA) of Islamic Rural Banks (BPRS) in Indonesia during the 2010-2021 period. The research method employed is quantitative with a total sampling approach, where the entire population of BPRS operating in 2021—totaling 163 entities—was included as samples. Time-series data spanning 10 years (2012-2021) was collected from financial reports published by the Financial Services Authority (OJK). The research findings reveal varied outcomes: partially, the mudharabah profit-sharing ratio shows no significant effect on ROA (sig. 0.914 > 0.05), while both musyarakah (sig. 0.000 < 0.05) and murabahah (sig. 0.005 < 0.05) demonstrate positive and significant influences. Simultaneously, all three financing variables collectively exert a significant effect on ROA (F-test sig. 0.002 < 0.05). The research implications indicate that optimal financing composition strategies—with emphasis on musyarakah and murabahah—can be key to enhancing BPRS profitability. These findings suggest the need for evaluating the effectiveness of mudharabah schemes in contributing to BPRS' financial performance.

Keywords

profitability BPRS mudharabah musyarakah murabahah ROA

Article Details

References

  1. Ahyar, H. et al. (2020) Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Jakarta: Graha Ilmu.
  2. Anjani, R. and Hasmarani, M. I. (2016) ‘Pengaruh pembiayaan mudharabah, musyarakah dan murabahah terhadap profitabilitas BPRS di Indonesia periode 2012-2015’, Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 2(2), pp. 38–45. doi: 10.20885/jeki.vol2.iss2.art5.
  3. Asnaini and Yustati, H. (2017) ‘Lembaga Keuangan Syari’ah Teori Dan Praktiknya Di Indonesia’, pp. 1–178.
  4. Darsono (2017) Memberdayakan Keuangan Mikro Syariah Indonesia. Jakarta: Tazkia Publishing.
  5. Fatah, R. (2019) ‘Buku Produk-Produk Lembaga Keuangan Syariah’.
  6. Febriani, D. N. and Manda, G. S. (2021) ‘Pengaruh NPF, BOPO Dan FDR Terhadap Return On Assets (ROA) Pada Bank Umum Syariah’, Jurnal Humaniora, 5(1), pp. 54–63.
  7. Hakim, A. (2019) Fiqih Perbankan Syariah. Bandung: PT. Refika Aditama.
  8. Hardani and Andriani, H. (2017) Metode Penelitian Kualitatif&Kuantitaif.
  9. Irfan, A. J. (2013) Metodologi Penelitian Kuantitatif Untuk Ilmu-Ilmu Bisnis. Bandung: Citapustaka.
  10. Kartika, S. (2020) ‘Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Musyarakah Terhadap Profitabilitas BPRS di DIY (periode 2013-2017)’, Ekonomi Syariah, 1(2).
  11. Khanif, N. (2021) ‘Analisis Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Musyarakah Dan Mudharabah Terhadap Profitabilitas Pada Bank Muamalat Periode 2016-2020’.
  12. Kurniawan, A. W. and Zahra Puspitaningtyas (2016) Metode Penelitian Kuantitatif.
  13. Maulana, F. (2021) ‘Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Musyarakah, dan Biaya Transaksi Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah 2018-2021”. Jurnal Ekonomi. 8 (3). 202.’, Jurnal Ekonomi, 8(3).
  14. Naf’an (2018) Pembiayaan Musyarakah dan Mudharabah. Samarinda: Graha Ilmu.
  15. Nia, M. (2021) ‘NPengaruh Pembiayaan Murabahah, Musyarakah, Dan Mudharabah Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah Di Indonesia’, Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(1).
  16. Nurhayati, S. & W. (2019) Akuntansi Syariah di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
  17. Sari, D. M. S. et al. (2021) ‘Pengaruh Pembiayaan Mudharabah, Musyarakah dan Murabahah Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah’, Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), p. 241. doi: 10.29040/jiei.v7i1.1850.
  18. Soemitra, A. (2017) Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana Medika.
  19. Sugiyono (2016) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  20. Tuti Anggraini, Yenni Samri, J. N. dan S. (2013) Lembaga Keuangan Syariah dan Dinamika Sosial, How languages are learned.
  21. Wangsadidjaja (2019) Pembiayaan Bank Syariah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  22. Yahya, R. (2016) Rizal, Yahya. Akuntansi Perbankan Syariah, Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.