Petunjuk Penulisan

AL-MU’AMALAH

J U R N A L  H U K U M  DAN  E K O N O M I  S Y A R I A H 

 

 

 

 

 

  1. Tulisan merupakan karya orisinal penulis (bukan plagiasi) dan belum pernah dipublikasikan atau sedang dalam proses publikasi pada media lain yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang ditandatangani diatas materai Rp 6000;
  2. Naskah dapat berupa konseptual, resume hasil penelitian atau pemikiran tokoh;
  3. Naskah dapat berbahasa Indonesia, Inggris, Arab, atau bahasa internasional lainnya;
  4. Naskah harus memuat informasi keilmuan dalam bidang yang meliputi: (a) Kajian Hukum: Hukum Islam, Perbandingan Hukum, Mu’amalah (b) Ekonomi Perbankan: Ekonomi dan Perbankan
  5. Aturan penulisan adalah sebagai berikut:
  6. Ditulis dengan huruf kapital, maksimum 12 kata diposisikan di tengah (centered);
  7. Nama penulis. Ditulis utuh, tanpa gelar, disertai afiliasi kelembagaan dengan alamat lengkap, dan alamat e-mail;
  8. Ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris antara 100-150 kata
  9. Sistematika penulisan naskah konseptual atau pemikiran tokoh sebagai berikut:
  • Judul;
  • Nama penulis (tanpa gelar akademik), nama  dan alamat afiliasi penulis dan e-mail;
  • Abstrak ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris antara 100-150 kata
  • Kata-kata kunci, antara 2-5 konsep;
  • Pendahuluan;
  • Sub Judul (sesuai dengan keperluan pembahasan);
  • Penutup; dan
  • Pustaka acuan (hanya memuat sumber-sumber yang rujuk

Kemudian untuk naskah hasil penelitian sebagai berikut:

  • Judul
  • Nama penulis (tanpa gelar akademik), nama  dan alamat afiliasi penulis dan e-mail;
  • Abstrak ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris antara 100-150 kata
  • Kata-kata kunci, antara 2-5 konsep;
  • Pendahuluan: berisi latar belakang, sedikit tinjauan pustaka, dan tujuan penilitian
  • Metodologi;
  • Hasil dan Pembahasan;
  • Penutup; dan
  • Pustaka acuan (hanya memuat sumber-sumber yang rujuk
  1. Ukuran kertas yang digunakan  adalah kertas HVS 70 gram, ukuran  A4, margin : atas 3 cm, bawah 2.5 cm, kiri 3 cm, dan kanan 2.5 cm;
  2. Panjang naskah antara 15-20 halaman, spasi 1 huruf  Times New Roman, ukuran 12;
  3. Pengutipan kalimat: kutipan kalimat ditulis secara langsung apabila lebih dari empat baris dipisahkan dari teks dengan jarak satu spasi. Sedangkan kutipan kurang dari empat baris diintergrasikan dalam teks, dengan tanda apostrof ganda diawal dan diakhir kutipan. Setiap kutipan diberi nomor. Sistem pengutipan adalah footnoten (bukan bodynoteatau endnote).
  4. Cara pembuatan footnote. Footnote ditulis dengan font Times New Roman, 10, untuk pelbagai sumber, antara lain:
  • Buku: nama utuh penulis (tanpa gelar), judul buku(tempat terbit: penerbit,tahun terbit), halaman. Contoh: Muhammad Amin Suma, Tafsir Ahkam, (Jakarta: Rajawali Pers, 2004), h. 13.
  • Buku terjemahan, contoh Syed Nawab  Haider Naqvi, Menggagas Ilu Ekonomi Islam, diterjemahkan oleh M. Saiful Anam dan Muhammad Ufuqul Mubin, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003), h. 50;
  • Jurnal, contoh: Arif Purkon, “Pendekatan Hermeneutik dalam Kajian Hukum Islam” dalam Jurnal Ahkam, Vol. XIII, No. 2,  (Juli 2013), h. 184-185
  • Artikel sebagai bagian dari buku (antologi), contoh: Amiur Nuruddin, “Kontribusi Fiqh Mu’amalah dalam Pengembangan Aktivitas Ekonomi Islam”, dalam Azhari Akmal Tarigan (ed), Ekonomi dan Bank Syariah pada Millenium Ketiga: Belajar dari Pengelaman Sumatera Utara, (Medan: UIN Press dan FKEBI, 2002), h. 2.
  • Artikel dari internet, contoh Ahmad Tholabi Kharlie, “Formalisasi Syariat Islam, Mengapa Tidak ?” dalam http//www.ahmadtholabi.wordpress.com, diunduh pada 17 Maret 2006
  • Artikel dari majalah, contoh: Syu’bah Asa, “Pengentin Darah”, dalam Tempo, No.  30/XXX111/20, 20 September 2004.
  • Makalah dalam seminar, contoh Syahrul A’dam, Menggagas Zakat dan Wakaf Produktif”, Makalah disampaikan dalam Seminar Sehari Filantropi Islam untuk Pemberdayaan masyarakat, diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 5-6 Juni 2008.
  1. Pustaka Acuan: daftar pustaka acuan ditulis sesuai urutan abjad, nama akhir penulis diletakkan didepan, contoh:
  • Buku, contoh: Suma, Muhammad Amin, Tafsir Ahkam, Jakarta: Rajawali Press, 2004.
  • Buuku terjemahan: Naqvi, Syed Nawab Haider, Menggagas Ilmu Ekonomi Islam, diterjemahkan oleh M. Saiful Anam dan Muhammad Ufuqul Mubin, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.
  • Jurnal, contoh: Purkon, Arip, “Pendekatan Hermneutik dalam Kajian Hukum Islam” dalam Jurnal Ahkam, Vol. XIII, No. 2 (Juli 2013)
  • Artikel sebagai bagian dari buku, contoh Nuruddin, Amiur, “Kontribusi Fiqh Mu’amalah dalam pengembangan Aktivitas Ekonomi Islam”, dalam Azhari Akmal Tarigan (ed.), Ekonomi dan Bank Syariah Pada Millenium Ketiga: Belajar dari Pengalaman Sumatera Utara, Medan: UIN Press dan FKEBI, 2002.
  • Artikel yang dikutip dari internet, contoh: Kharlie, Ahmad Tholabi, “Formalisasi Syariat Islam, Mengapa Tidak?”, dalam http//www.ahmadtholabi.wordpress.com, diunduh pada 17 Maret 2006
  • Majalah, contoh: Asa, Syu’bah, “Pengantin Darah”, dalam Tempo, No. 30/XXX111/20, 20 September 2004.
  • Makalah dalam seminar, contoh: A’dam Syahrul, “Menggagas Zakat dan Wakaf pproduktif”, makalah disampaikan dalam Seminar Sehari Filantropi Islam untuk Pemberdayaan Masyarakat, diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 5-6 Juni 2008.
  1. Penutup: artikel ditutup dengan kesimpulan
  2. Biografi singkat: biografi mengandung unsur nama (lengkap dengan gelar akademik), tempat tugas, riwayat pendidikan formal (S1, S2, S3), dan biidang keahlian akademik.