MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH SEBAGAI METODE IJTIHAD KONTEMPORER

  • Safriadi Safriadi Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Malikussaleh Lhokseumawe

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang Maqāṣid al-Syarī’ah Sebagai Metode Ijtihad
Kontemporer. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan
(library research), dan pengumpulan data dilakukan dengan mengkaji buku dan
kitab tentang Maqāṣid al-Syarī’ah, ushul fiqh, dan kaidah tentang maṣlaḥaḥ
sebagai bahan primer, dan buku-buku yang lainnya yang berhubungan dengan
pembahasan penelitian ini sebagai bahan sekunder, sehingga pola ini berbentuk
kualitatif. Di samping itu, analisa yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif.
Dari hasil penelitian ini ditemukan kesimpulan bahwa Maqāṣid al-Syarī’ah adalah
rahasia dan hikmah yang menjadi tujuan dibalik penerapan setiap hukum-hukum.
Subtansinya adalah mewujudkan kemaslahatan bagi manusia baik di dunia
maupun di akhirat kelak. Cara mengetahui Maqāṣid al-Syarī’ah adalah dengan
mengkombinasikan pendekatan zhahir lafaz dan penalaran, ke dalam suatu bentuk
yang tidak merusak pengertian zhahir lafaz, maupun maksud esensial
pengertiannya berdasarkan orientasi kemaslahatan. Maṣlaḥaḥ dapat dilihat dari
berbagai sudut pandang sehingga melahirkan pembagian yang beragam. Tuntutan
berdimensi adat dapat terjangkau hikmahnya, sedangkan yang berdimensi ibadat
adalah semata-mata ta’abbud. Maqāṣid al-Syarī’ah mutlak diperlukan dalam
ijtihad kontemporer demi terciptanya fiqh yang humanis, elastis, dan egaliter.
Dengan karakter Maqāṣid al-Syarī’ah yang elastis, lintas ruang dan waktu
diharapkan mampu berdialektika dengan problematika yang terus bermunculan.

Published
Jan 4, 2018
How to Cite
SAFRIADI, Safriadi. MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH SEBAGAI METODE IJTIHAD KONTEMPORER. Al-Qadha, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 1-16, jan. 2018. ISSN 2581-0103. Available at: <http://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/qadha/article/view/309>. Date accessed: 18 aug. 2018.