Main Article Content

Abstract

Partisipasi orang tua dalam memberikan motivasi belajar pada anak merupakan hal yang sangat penting mendorong anak untuk melakukan kegiatan belajar baik dengan pastisipasi fisik yang memberikan fasilitas belajar maupun partisipasi nonfisik dari sekolah dan orangtua sebagai dukungan psikologis bimbingan dalam mengerjakan tugas agar dapat tercapai dengan efektif untuk pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi partisipasi orang tua dalam memberikan motivasi pada anak di SMA Negeri 5 Darul Makmur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi sebanyak 7 orang informan dan 1 orang Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 5 Darul Makmur Nagan Raya. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan criterion sampling dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bahwa partisipasi orang tua terbagi dalam dua bentuk, yakni partisipasi fisik dan non-fisik. Seluruh informan mengungkapkan bahwa kebutuhan fisik seperti alat tulis, buku, tas, dan fasilitas belajar di rumah umumnya telah terpenuhi oleh orang tua. Namun, dalam aspek partisipasi non-fisik seperti komunikasi, bimbingan belajar, pemberian pujian atau hadiah, hanya sebagian informan yang mendapatkan dukungan optimal. Siswa yang memperoleh perhatian emosional dan keterlibatan langsung orang tua cenderung menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi, baik dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga pada keterlibatan emosional dan komunikasi yang aktif dari orang tua.

Keywords

motivasi belajar

Article Details

How to Cite
Mahdi, N., Khairiah, Zuliani, H., Martunis, M., & Sari, N. (2025). Partisipasi Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMAN 5 Darul Makmur. Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 6(01), 1-10. https://doi.org/10.32505/syifaulqulub.v6i01.12196

References

  1. Afni, N., & Jumahir, J. (2020). Peranan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar anak. Musawa: Journal for Gender Studies, 12(1), 108–139.
  2. Astutik, W. (1995). Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta, 8–44.
  3. Badruttamam, C. A., Hidayati, Z., & Efendi, N. W. (2018). Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar terhadap peserta didik. Cendekia, 10(02), 123–132.
  4. Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by
  5. nature and design. Harvard university press.
  6. Damanik, B. E. (2019). Pengaruh fasilitas dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar. Publikasi Pendidikan, 9(1), 46.
  7. Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2013). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Springer Science & Business Media.
  8. Diniaty, A. (2017). Dukungan orangtua terhadap minat belajar siswa. Jurnal Al-Taujih, 3(1), 90–100.
  9. Endriani, A. (2016). Hubungan perhatian orang tua dengan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMPN 6 Praya Timur Lombok Tengah tahun pelajaran 2015/2016. Realita: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(2).
  10. Fan, X., & Chen, M. (2001). Parental involvement and students’ academic achievement: A meta-analysis.
  11. Educational Psychology Review, 13(1), 1–
  12. 22.
  13. Faristin, V. A., Ismanto, H. S., & Venty, V. (2023). Faktor-Fator yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa SMA: Factors Influencing High School Students’ Learning Motivation. Jurnal Psikoedukasia, 1(01), 125–153.
  14. Gunarsa, S. D. (1991). Psikologi praktis: anak, remaja dan keluarga. BPK Gunung Mulia.
  15. Hasbullah, H., & Nurhasanah, N. (2024). Peran orang tua dan pendidik dalam melejitkan potensi anak. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 55–71.
  16. Hill, N. E., & Tyson, D. F. (2009). Parental involvement in middle school: a meta- analytic assessment of the strategies that promote achievement.
  17. Developmental Psychology, 45(3), 740.
  18. Hoover-Dempsey, K. V, & Sandler, H. M. (1997). Why do parents become involved in their children’s education? Review of Educational Research, 67(1), 3–
  19. 42.
  20. Huberman, A. (2019). Qualitative data analysis a methods sourcebook.
  21. Ibda, H. (2022). Ekologi perkembangan anak, ekologi keluarga, ekologi sekolah dan pembelajaran. ASNA: Jurnal Kependidikan Islam Dan Keagamaan, 4(2), 75–93.
  22. Jeynes, W. H. (2007). The relationship between parental involvement and urban secondary school student academic achievement: A meta- analysis. Urban Education, 42(1), 82–
  23. 110.
  24. Katz, L. F., & Gottman, J. M. (1997). Buffering children from marital conflict and dissolution. Journal of Clinical Child Psychology, 26(2), 157–
  25. 171.
  26. Kompri, M. P. I. (2016). Motivasi Pembelajaran Perspektif guru dan siswa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  27. Marzuki, G. A., & Setyawan, A. (2022). Peran orang tua dalam pendidikan anak. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(4), 53–62.
  28. Maslow, A. H. (1943). Preface to motivation theory. Biopsychosocial Science and Medicine, 5(1), 85–92.
  29. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
  30. Nasional, D. P. (2003). Undang-undang republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Language, 188, 22cm.
  31. Novrinda, N., Kurniah, N., & Yulidesni, Y. (2017). Peran orangtua dalam pendidikan anak usia dini ditinjau dari latar belakang pendidikan. Jurnal Ilmiah Potensia, 2(1), 256521.
  32. Rambey, M. J. (2022). Pengaruh kondisi ekonomi keluarga terhadap tingkat pendidikan anak di Desa Sihaborgoan Barumun. Ndrumi: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora, 5(1), 1–12.
  33. Santrock, J. W., & Santrock, J. W. (2007).
  34. Psikologi Pendidikan edisi kedua. Kencana Prenada Media Group.
  35. Sardiman, A. M. (2006). Interaksi & motivasi belajar-mengajar.
  36. Sardiman, A. M. (2020). Interaksi & motivasi belajar mengajar.
  37. Sari, A. K., & Dora, N. (2024). Konsentrasi Belajar Siswa Ditinjau dari Peran Orang Tua Dalam Persiapan Pola Makan dan Kecukupan Gizi. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(1), 59–66.
  38. Wilder, J., & Lillvist, A. (2017). Hope, Despair and Everything in Between– Parental Expectations of Educational Transition for Young Children with Intellectual Disability. In Families and transition to school (pp. 51–66).
  39. Springer.