Main Article Content
Abstract
Abstrak
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan konsep haul harta yang wajib zakat dalam mazhab fikih dan merumuskan konsep haul yang relevan dengan kondisi kekinian yang dapat diaplikasikan oleh seorang muslim dalam kehidupannya.
Metode – Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau library research. Data diperoleh dari buku-buku fikih mazhab yang utama dan artikel jurnal. Analisis dilakukan dengan metode komparasi.
Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua kelompok besar dalam menyikapi haul: yang pertama bahwa haul terhitung jika harta selalu mencapai nisab sepanjang haul, jika kurang di tengah haul maka perhitungan haul berakhir dan akan dimulai lagi ketika harta mencapai nisab kembali. Yang kedua bahwa harta yang mencapai nisab hanya dihitung di waktu awal dan akhir haul, sedangkan pertengahan haul tidak dianggap, sehingga jika pada akhir haul hartanya masih lebih dari nisab maka ia tetap wajib zakat walaupun di pertengahn haul hartanya sempat berkurang di bawah nisab.
Kertebatasan – Penelitian ini terbatas pada konsep haul pada zakat harta dari tinjaun fikih saja. Belum mencakup tinjaun yang lebih luas seperti maqasid syariah dan ekonomi atau sudut pandang perencanaan keuangan.
Implikasi Praktis – Hasil penelitian ini dapat dijadikan pegangan bagi seorang muslim untuk menentukan haul pribadinya. Sehingga akan memudahkan bagi seorang muslim dalam merencanakan waktu dalam menunaikan zakat hartanya.
Keywords
Article Details
References
- A