Main Article Content

Abstract

Learning concentration is an important component in learning process, with a high concentration of learning in each child, then able to support the child to be ready to further education. This research aims to describe how the condition of learning concentration is early childhood before entering elementary school age. The method used in the study was a descriptive research method accompanied by a short interview with a class teacher at Taman Kanak-Kanak X. Sample research amounted to 25 children of early childhood using NST (Nijmeegse Schoolbekwaamheid Test) as a research instrument. The results of this study are generally the early childhood learning concentration is on good criteria and still there is a concentration of learning children who are in the criteria of doubt and there are also some children who have a concentration criteria Learning is not ready to shrink further education in elementary school. The author suggests that further research can further investigate the proper way to improve the concentration of early childhood in Taman Kanak-Kanak X.

Keywords

Learning Concentration

Article Details

How to Cite
Chalidaziah, W. (2018). Kondisi Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak X. Aṭfāluna: Journal of Islamic Early Childhood Education, 1(1), 24-28. https://doi.org/10.32505/atfaluna.v1i1.771

References

  1. Ambiyak, M. (2011). Efektivitas Permainan Konstruktif Keping Padu terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Siswa TK/RA Al-Kahfi Desa Pilang Kec. Wonoayu Kab. Sidoarjo. Diss. UIN Sunan Ampel Surabaya, 2011.
  2. Aviana, R., & Hidayah, F. F. (2015). Pengaruh Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa terhadap Daya Pemahaman Materi pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 2 Batang. Jurnal Pendidikan Sains 3 (1): 5-11.
  3. Daud, A. (2010). Analisis Konsentrasi Belajar Siswa. Skripsi Tidak diterbitkan. Medan: Universitas Negeri Medan
  4. Dilts, R. & Dilts, J. (2004). The Bright Mind Strategi Mengatasi Kesulitan Konsentrasi Anak. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  5. Hatiningsih, N. (2013). Play Therapy untuk Meningkatkan Konsentrasi pada Anak Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 01, No. 02, Agustus 2013.
  6. Indahwati, D. (2013). Terapi Bermain untuk Melatih Konsentrasi pada Anak yang Mengalami Gangguan Autis. Procedia Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 1 (1), 41-45.
  7. Jarwl. (2010). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa. Skripsi Tidak diterbitkan SMK 2 PGRI Salatiga Jurusan Sekretaris. Yogyakarta: Universitas Kristen Satya Wacana.
  8. Liniawati, V. (2010). Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kecakapan Berbahasa Anak Usia Dini. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Padang: Universitas Negeri Padang
  9. Mutiah, D. (2010). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Penerbit Kencana.
  10. Muzamil. (2010). Permainan Puzzle. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
  11. Nurhayati. (2010). Efektivitas Terapi Bermain untuk Meningkatkan Konsentrasi ADHD. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Sumatera Utara.
  12. Rezha. (2011). Modul Permainan Puzzle. Bandung: TK Bunga Teratai
  13. Sandiro, E. (2012). Pemanfaatan Media Permainan dalam Proses Pembelajaran pada Siswa. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Kristen Satya Wacana.
  14. Santi, A. M. (2013). Pengaruh Penerapan Permainan Lego terhadap Kemampuan Kognitif Anak Kelompok A di TK Istana Balita Surabaya." PAUD Teratai
  15. Santrok, J. W. (2010). Child Development: An Introduction, 13th Edition. New York: McGraw-Hill.
  16. Syah, M. (2014). Psikologi Pendidikan. dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.