Main Article Content

Abstract

Early childhood has a range of abilities that need to be developed, one of them is fine motor capability, which is organizing the use of small muscles such as fingers and hands that often require care and eye coordination by hand. In the development of fine motor ability of the child that appears in the number of children who reach the end, where the research subject consists of 20 children, 8 boys and 12 daughters. Cycle I is only 10 children (40%), cycle II to 18 children (90%) That are categorized quite well on the II cycle. Based on the results obtained, it can be concluded that the implementation of action, observation, and reflection. The data of this research includes qualitative data that the utilization of natural media made from Based on the results of the research, it is recommended to early childhood teachers to apply natural-made leaves in the development of child fine motor skills. Thereby improving the fine motor of early childhood through the use of the media in the surrounding leaves is very effective to be used in learning.

Keywords

Fine Motor Leaf Media

Article Details

How to Cite
Sidabutar, R. R., & Siahaan, H. (2019). Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Media Daun dalam Kegiatan Pembelajaran. Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(1), 39-47. https://doi.org/10.32505/atfaluna.v2i1.930

References

  1. Sujiono, Y. N., dkk. (2007). Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka.
  2. Ahmadi, A. & Sholeh, M. (1991). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Anggani & Sudono, M. A. (1995). Alat Permainan dan Sumber Belajar TK. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Akademik.
  4. Feldt, C. S. & Wasik, B. A. (2008). Pendidikan Anak usia Dini. Cet. 1. Dicetak dan dijilid di Indonesia oleh PT. Macanan Jaya Cemerlang.
  5. Wardhani, GAK & Wihardit, K. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta:
  6. Jamaris. M. (2003). Perkembangan dan Pengembangan Anak Taman Kanak-Kanak. Jakarta. Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.
  7. Moeslichatoen, R. (1999). Metode Pengajaran di Taman Kanak–Kanak. Jakarta: Rineka
  8. Aisyah, S., dkk. (2008). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
  9. Sugiono. (2005). Metode Penelitian Pendidikan Jilid 1. Jakarta: Alfabeta
  10. Meutia, A. C., dkk. (2003). APE untuk Kelompok Bermain. Jakarta: Direktorat PAUD Depdiknas
  11. Hinstock, E. G. (1999). Metode Pengajaran Montessori untuk Anak Prasekolah. Jakarta: Pustaka Delapratara
  12. Sari, D. & Dini, P. (1996). Metode Mengajar di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  13. Sumantri, M. S. (2005). Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
  14. Hurlock, E. B. (1998). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
  15. Kartono, K. (1995). Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung: CV Mandar Maju.
  16. Magill, R. A. (1989). Motor Learning Concepts and Applications. USA: C. Brown Publishers.
  17. Saputra, Y. M. & Rudyanto. (2005). Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Keterampilan Anak Tk. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat P2TK2PT.
  18. Sundono, A. (1995). Alat Permainan dan Sumber Belajar TK. Jakarta: Direktorat PAUD Departemen Pendidikan Nasional.