Main Article Content
Abstract
Kepemilikan media massa menjadi alat yang paling efektif dalam mengejar globalisasi dan hegemoni penguasa elit Atas khayak. Akibatnya media massa tidak memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses produksi, yang menyebabkan kesenjangan antara media massa dan khalayak. Kemampuan literasi media bagi masyarakat yang hidup ditengah-tengah dunia sesak media (media satuarated world) dan pengaruh Hegemoni dipandang sebagai kebutuhan yang sangat mendesak untuk membangun kompetensi khalayak dalam mengendalikan isi media untuk kehidupan yang lebih baik.
Keywords
Media
Hegemoni
Literasi
Komunikasi
Article Details
How to Cite
Samsuar. (2018). Hegemoni Media Massa dan Pentingnya Membangun Kompetensi Khalayak. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan, 9(1), 12-23. https://doi.org/10.32505/hikmah.v9i1.1723
References
- Clara Novita A, Literasi Media baru dan penyebaran informasi HOAX, Yogyakarta, Universitas Gajah Mada, Tesis, 2015, tidak dipublikasikan
- Herlina, D. (2011). Gerakan Literasi Media Indonesia. Yogyakarta: Rumah Sinema
- Idi Subandi dan Bachruddin Ali Akhmad, Komunikasi dan komodifikasi, (Jakarta: Yayasan Pustakan Obor Indonesia), 2014
- Muhamad Heychel, Mukjizat televise, dalam Yovantra Arief, Orde Media, 2015, Yogyakarta, Insist press
- Roy Thaniago, Orde Media : sebuah Pengantar dalam Yovantra Arief , Orde Media, Yogyakarta : Insistpress, 2015
- Suprati, E. (2011). Pelatihan Literasi Media dengan Metode Kreatif untuk Remaja. Yogyakarta: Rumah Sinema
- Yosal Iriantara, 2009, Literasi Media, Bandung: Simbiosa Rekatama Media
- Zamroni, M., & Sukiratnasari. (2011). KPID DIY Membumikan Literasi Media Bagi Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. In D. Herlina, Gerakan Literasi Media Indonesia . Yogyakarta: Rumah Sinema