Main Article Content

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki hak yang sama dengan anak normal lainnya dalam segala aspek kehidupan. Termasuk dalam dunia Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal guru terhadap anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Temanggung dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan bentuk induktif dan deskriptif naratif. Hasil penelitian ini adalah bahwa Guru SLB Negeri Temanggung memiliki keterbukaan yang tinggi dalam berkomunikasi dengan siswa autis. Guru menggunakan strategi komunikasi empati dengan mengajak siswa autis untuk ikut bersosialisasi dan berinteraksi dengan yang lain agar siswa juga merasakan apa yang orang lain rasakan. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, menyimak, menulis, membaca dan berbicara sangat penting untuk siswa autis karena mereka membutuhkan pengarahan dan keuletan dalam belajar agar siswa autis juga bisa seperti siswa siswa normal pada umumnya.

Keywords

Komunikasi Interpersonal Guru Anak Bekebutuhan Khusus

Article Details

How to Cite
Huda, M., Fitriyani, W., & Hidayati, N. (2022). Komunikasi Interpersonal Guru terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Temanggung. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan, 13(1), 52-60. https://doi.org/10.32505/hikmah.v13i1.4043

References

  1. B, D. (2003). Terapi Autis Di Rumah. Jakarta: Puspa Swara.
  2. Ballerina, T. (2017). Meningkatkan Rentang Perhatian Anak Autis dalam Pembelajaran Pengenalan Huruf. Inklusi, 3(2), 245. doi: 10.14421/ijds.030205
  3. Baran, S., Teul-Swiniarska, I., Dzieciolowska-Baran, E., Lorkowski, J., & Gawlikowska-Sroka, A. (2013). Mental health of Polish students and the occurrence of respiratory tract infections. Advances in Experimental Medicine and Biology, 755, 275–281. doi: 10.1007/978-94-007-4546-9_35
  4. Bungin, B. (2013). Sosiologi Komunikasi: Teori,Paradigma,dan Diskursus Teknologi di Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  5. Cangara, H. (2008). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
  6. Dan, P. P., Handayani, T., Rahadian, S., Ilmu, L., & Indonesia, P. (2014). Implementasi Pendidikan Inklusif. 39(1), 27–48.
  7. Daroni, G. A. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Anak Autis. Inklusi, 5(2), 271. doi: 10.14421/ijds.050206
  8. Efendi, M. (2008). Pengantar Psikopendagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.
  9. Humaira, D. (Universitas N. P., Padang), F. (Universitas N., & Padang), Z. (Universitas N. (2012). Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas III di SLB Sabiluna Pariaman. E-JUPEKhu:Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(3), 95–109.
  10. Kusumawati, T. I. (2016). Komunikasi Verbal Dan Nonverbal. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 6(2).
  11. Miles dan Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
  12. Mubarok, & Andjani, made dwi. (2014). Komunikasi Antarpribadi Dalam Masyarakat Majemuk. In Dapur buku.
  13. Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  14. Nurudin. (2017). Ilmu Komunikasi: Ilmiah dan Populer. Jakarta: Rajawali Pers.
  15. Raco, J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif; Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
  16. Sari, T. P., & Ajeng, A. W. (2017). Peran Bahasa Dan Media Sosial Sebagai Pembangun Citra Diri di Era Global. Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Konteks Global, 341–354.
  17. Sri, W. (2021). Buku Saku Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar.
  18. Suryani, W. (2013). Komunikasi Antar Budaya Yang Efektif. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1), 91–100.
  19. Sutopo. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS.
  20. Suyanto, B. dan S. (2006). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  21. Yuwono, J. (2013). Memahami Anak Autis (Kajian Teori dan Empirik). Bandung: Alfabeta.