Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakter individu terhadap penganggaran keuangan dan tabungan keluarga muda di Surabaya. Karakter individu diproksikan dengan self control, preferensi berhutang dan prospensity to plan. Metode penelitian adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif menggunakan uji statistik regresi berganda. Teknik pengumpulan data dengan metode survey berupa penyebaran kuisioner pada keluarga muda di Surabaya. Pada setiap pertanyaan dan isian kolom responden didalam kuisioner menggunakan skala Likert.


Hasil uji statistik menunjukkan bahwa self control dan prospensity to plan berpengaruh positif terhadap penganggaran sedangkan preferensi berhutang tidak berpengaruh terhadap penganggaran karena sifat manusia yang berusaha dengan kuat untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Kemudian, self control dan prospensity to plan tidak berpengaruh terhadap tabungan keluarga karena responden merupakan keluarga muda yang baru menikah 1-5 tahun sehingga sifat ego masing-masing masih tinggi dan perlu saling beradaptasi untuk kehidupan berumah tangga serta tidak memiliki skala prioritas dalam melakukan propensity to plan sedangkan preferensi berhutang berpengaruh positif terhadap tabungan keluarga karena hutang dapat dikategorikan sebagai kondisi dissaving atau tabungan negatif untuk investasi atau bisnis untuk simpanan masa depan.

Article Details

How to Cite
Dewi, synta. (2020). PENGARUH KARAKTER INDIVIDU TERHADAP PENGANGGARAN KEUANGAN DAN TABUNGAN PADA KELUARGA MUDA DI SURABAYA. Ihtiyath : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah, 3(2). https://doi.org/10.32505/ihtiyath.v3i2.1357

References

  1. Anshori, M., & Iswati, S. (2009). Metodologi penelitian kuantitatif. Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan UNAIR.
  2. Baumeister, R. F. (2002a). Yielding to temptation: Self-control failure, impulsive purchasing, and consumer behavior. Journal of consumer Research, 28(4), 670-676.
  3. Baumeister, R. F. (2002b). Yielding to temptation: Self‐control failure, impulsive purchasing, and consumer behavior. Journal of Consumer Research, 28(4), 670-676.
  4. Herlindawati, D. (2017). Pengaruh Kontrol Diri, Jenis Kelamin, dan Pendapatan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan, 3(2).
  5. Komori, N. (2012). Visualizing the negative space: Making feminine accounting practices visible by reference to Japanese women's household accounting practices. Critical Perspectives on Accounting, 3(6), 451-467.
  6. Livingstonel, S., & Lunt, P. (1993). Savers and borrowers: Strategies of personal financial management. Human Relations, 46(8), 963-985.
  7. Lynch, J. G., et al. (2010). A generalizable scale of propensity to plan: the long and the short of planning for time and for money. Journal of Consumer Research, 37(1), 108-128.
  8. Lynch Jr, J. G., et al. (2009). A generalizable scale of propensity to plan: the long and the short of planning for time and for money. Journal of consumer Research, 37(1), 108-128.
  9. Manurung, D. T. (2013). Urgensi Peran Akuntansi Dalam Rumah Tangga (Studi Fenomenologis pada Dosen–Dosen Akuntansi di Universitas Widyatama Bandung). JINAH (Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika), 3(1).
  10. Miotto, A. P. S., & Parente, J. (2015). Antecedents and consequences of household financial management in Brazilian lower-middle-class. Revista de Administração de Empresas, 55(1), 50-64.
  11. Ponchio, M. C. (2006). The influence of materialism on consumption indebtedness in the context of low income consumers from the city of São Paulo.
  12. Prelec, D., & Loewenstein, G. (1998). The red and the black: Mental accounting of savings and debt. Marketing science, 17(1), 4-28.
  13. Price, F., & Finlay, R. (2014). The Rise in Household Saving. RBA Bulletin, June Quarter, 1-10.
  14. Raharjo, I. T., et al. (2015). Tekanan ekonomi, manajemen keuangan, dan kesejahteraan pada keluarga muda. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 8(1), 38-48.
  15. Tangney, J. P., et al. (2004). High self‐control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of personality, 72(2), 271-324.
  16. Thaler, R. (1985). Mental accounting and consumer choice. Marketing science, 4(3), 199-214.