Section Articles

COOPERATIVE AGREEMENT BETWEEN PARTNERS: Negotiation And Domestic Conflict In Indonesian Islamic Law

Sifa Mulya Nurani
sifamulyanurani95@pelitabangsa.ac.id (Primary Contact)
Soleh Hasan Wahid

Main Article Content

Abstract

This study aims to describe cooperative negotiation techniques in the mediation process in order to ensure the survival of the household. The results show that BP4 can mediate disputes between husband and wife in the household that lead to divorce through cooperative negotiation techniques. In its application, BP4 to do; 1) internal communication with each of the disputing parties; 2) using cooperative negotiation techniques by upholding the values of togetherness; 3) give the best answer to the problems faced by the dispute; distort competitive negotiation techniques and compromise negotiation techniques if they are deemed ineffective.

Keywords

negotiation mediation indonesian law islamic law

Article Details

How to Cite
Nurani, S. M., & Soleh Hasan Wahid. (2022). COOPERATIVE AGREEMENT BETWEEN PARTNERS: Negotiation And Domestic Conflict In Indonesian Islamic Law. Jurisprudensi : Jurnal Ilmu Syariah, Perundangan-Undangan Dan Ekonomi Islam, 13(2), 166-178. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v13i2.3114

References

  1. Abbas, P. D. R. S. 2017. Mediasi: Dalam Hukum Syariah, Hukum Adat, dan Hukum Nasional. Prenada Media.
  2. Afandi, M. 2014. Hukum Perceraian Di Indonesia: Studi Komparatif antara Fikih Konvensional, UU Kontemporer di Indonesia dan Negaranegara Muslim Perspektif HAM Dan CEDAW. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(2), 191–201.
  3. Afrianty, D. 2018. Agents for change: Local Women’s organizations and domestic violence in Indonesia. Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde, 174(1), 24–46.
  4. Aulia, N. R., & Pursetyowati, S. 2016. Efektivitas Fungsi Mediasi dalam Proses Perceraian. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 15(2).
  5. AZIS, M. N., ALANG, H. M. S., & SYAMSIDAR, S. 2020. Peranan Badan Penasehat Pembinaan, Pelestarian Perkawinan Dalam Meningkatkan Keluarga Sakinah. Washiyah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Komunikasi, 1(2).
  6. Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan. 2017. Wikipedia Bahasa Indonesia.
  7. Darmawati, D. 2014. Fungsi Mediasi dalam Perkara Perceraian. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 9(2), 88–92.
  8. Dinata, W. S. W. 2016. Optimalisasi Peran Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dalam Rangka Pembentukan Keluarga Sakinah di Kabupaten Jember. Journal de Jure, 7(1), 78. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v7i1.3508
  9. Faisal Ananda Arfa, M. A., & Dr. Watni Marpaung, M. A. 2018. Metodologi Penelitian Hukum Islam: Edisi Revisi. Prenada Media.
  10. Susanti Adi Nugroho, S. H. M. H. 2019. Manfaat Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa. Kencana.
  11. Febriandi, Y., Ansor, M., & Nursiti. 2021. Seeking Justice Through Qanun Jinayat: The Narratives Of Female Victims Of Sexual Violence In Aceh, Indonesia. QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies, 9(1), 103–140.
  12. Hanafi, W. PERGESERAN EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM.
  13. Hastings, O. P., & Lindsay, D. M. 2013. Rethinking Religious Gender Differences : The Case of Elite Women. August, 471–495. https://doi.org/10.1093/socrel/srt048
  14. Hayati, E. N., Högberg, U., Hakimi, M., Ellsberg, M. C., & Emmelin, M. 2011. Behind the silence of harmony: Risk factors for physical and sexual violence among women in rural Indonesia. BMC Women’s Health, 11. https://doi.org/10.1186/1472-6874-11-52
  15. Madanih, D., Siddiq, I. M., Juari, L., Susanti, N., Nursiti, Rasyidah, Darwin, R. L., Ruwaida, Rahayu, S., & Febriandi, Y. 2018. Menyusuri Jalan Keadilan: Upaya Peningkatan Layanan Bagi Perempuan Berhadapan dengan Hukum di Aceh (A. Yentriani (Ed.)). Mahara Publisihing, BSUIA, JMSPS, RPuK.
  16. Mamudji, S. 2017. Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. Jurnal Hukum & Pembangunan, 34(3), 194–209.
  17. Marsella, M. 2019. Mediasi penal dalam penyelesaian perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) perspektif filsafat hukum. UIN Sunan Ampel Surabaya.
  18. Marwan, J. P. 2009. Kamus Hukum. Reality Publishe.
  19. Mukhlis, S. 2020. Peran Mediasi Dalam Rekonsiliasi Rumah Tangga Dari Perspektif Gender. KRTHA BHAYANGKARA, 14(2), 221–235. https://doi.org/10.31599/krtha.v14i2.282
  20. Ramlah, R. 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Tingkat Perceraian di Indonesia (Tinjauan Terhadap Hukum Acara Peradilan Agama). Al-Risalah, 14(02), 350. https://doi.org/10.30631/al-risalah.v14i02.455
  21. Rizkiya, M., & Marhamah, S. 2017. Upaya Badan Penasehatan, Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Dalam Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan. Al-Mursalah, 3(2).
  22. Salamah, Y. Y. 2013. Urgensi Mediasi dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah, 13(1). https://doi.org/10.15408/ajis.v13i1.953
  23. Saragih, R. F. 2000. Fungsionalisasi ADR dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 7(13), 138–147.
  24. Shihab, Q. 2001. Tafsīr Al-Miṣbāḥ. In XI. Lentera Hati.
  25. Tim Perumus BP4. 1961. Anggaran Dasar Badan Penasihat, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan.
  26. Widyastuti, T. 2017. Pengaruh Komunikasi Asertif Terhadap Pengelolaan Konflik.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'