Main Article Content

Abstract

This study aims to analyze the practice of adding QRIS transaction fees from the perspective of Islamic economic law. The research employs a field study with a qualitative normative-empirical approach. Data were collected through interviews and direct observations at Aini Cake Shop, supported by a literature review on fiqh muamalah and relevant QRIS regulations. The findings reveal that imposing additional QRIS transaction fees without prior agreement potentially violates the principles of justice, transparency, and mutual consent (an-taradin) in Islamic economics. While the use of QRIS is fundamentally permissible, unclear fee practices require restructuring to ensure compliance with Islamic business ethics and the values of justice and fairness.

Keywords

QRIS Transaction Fees Islamic Economic Law

Article Details

How to Cite
Auranti, S., Irawan, A., & Zainul Musthofa, A. M. (2025). Praktik Penambahan Biaya Transaksi QRIS: Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah. Al-Muamalat Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 10(2), 237-252. https://doi.org/10.32505/muamalat.v10i2.11024

References

  1. Afnani, T. (2025). Tinjauan hukum atas penambahan biaya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap konsumen: Perspektif Peraturan Bank Indonesia dan hukum Islam (studi kasus di Kelurahan Merjosari, Kota Malang). Journal of Islamic Business Law, 9(2), 114–123. https://doi.org/10.18860/jibl.v9i2.9950
  2. Anisa, F. N., & Hasanudin, C. (2025). Peran QRIS dalam transaksi keuangan pada era digital. Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 3(1), 343–352.
  3. Anisah. (2025). Pembeli di Toko Kue Aini Cake [Personal communication].
  4. Comersyah, L. F., Ramadani, S. O., & Najwa, A. (2025). QRIS dalam perspektif fiqih muamalah: Studi atas keabsahan dan akad dalam pembayaran nontunai. Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi, 1(1), 127–132. https://doi.org/10.71312/mrbima.v1i1.357
  5. Destianingsi, D., Nuredi, R., Hidayat, E., & Faizal, L. (2023). Analisis perlindungan hukum bagi konsumen pada transaksi pembayaran nontunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) perspektif hukum positif dan hukum ekonomi syariah. Jurnal Ilmiah Edunomika, 7(2). https://doi.org/10.29040/jie.v7i2.9780
  6. Fadhil, R., & Ahmad, L. A. (2022). Analisis akad ijarah terhadap produk Quick Response Code Indonesian Standard. Al-Mizan: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 6(1), 103–119.
  7. Ikhwan, M. (2024). Implementasi financial teknologi dalam sistem pembayaran berbasis QRIS pada Bank Syariah Indonesia KCP Pulo Brayan. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(2). https://doi.org/10.29040/jie.v8i2.13317
  8. Naldo, J., Sitepu, F. F., Nadilla, T., & Andrini, A. (2025). Implementasi QRIS (GoPay) sebagai inovasi pembayaran digital bagi UMKM Desa Gung Pinto. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 416–428. https://doi.org/10.55606/jpmi.v4i3.6009
  9. Nur Aini. (2025). Pelaku usaha Toko Kue Aini Cake [Personal communication].
  10. Purwatiningsih, A. P., Fitria, S., Indriani, A., & Kuriawan, C. S. (2025). Adoption of QRIS digital payment in Indonesia and Malaysia: A technology acceptance and knowledge perspective. International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 8(6), 704–713. https://doi.org/10.53894/ijirss.v8i6.9670
  11. Rachim, D. A., Chandra, M. Y., Wardana, M. N., Jaenudin, J., & Herdiana, D. (2025). Tinjauan hukum ekonomi syariah dan hukum positif terhadap skema pembebanan pajak dalam transaksi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 2(6), 148–158. https://doi.org/10.69714/m1ddfx82
  12. Ramayanti, R., Azhar, Z., & Nik Azman, N. H. (2025). Factors influencing intentions to use QRIS: A two-staged PLS-SEM and ANN approach. Telematics and Informatics Reports, 17, 100185. https://doi.org/10.1016/j.teler.2024.100185
  13. Sasra, A. D., & Baidhowi, B. (2025). Perlindungan hukum dalam transaksi nontunai berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berdasarkan perspektif hukum perbankan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(4), 266–274. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i4.5030
  14. Seputri, W., & Yafiz, M. (2022). QRIS sebagai alat transaksi digital Generasi Z: Analisis faktor ekonomi keuangan. Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 10(2), 139–148. https://doi.org/10.32332/adzkiya.v10i02.5259
  15. Setiawan, O., & Aslan, L. O. (2025). Penggunaan metode pembayaran QRIS dalam memudahkan transaksi jual beli masyarakat di Kecamatan Wangi-Wangi menurut ekonomi syariah. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(8), 2499–2507. https://doi.org/10.47467/elmal.v6i8.7982
  16. Sitanggang, A., Simarangkir, D. W. E., Meiralda, K. S., & Manalu, S. L. (2025). Analisis yuridis terhadap pengenaan biaya admin QRIS oleh oknum pelaku usaha dalam perspektif perlindungan konsumen berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 11(9), 11–20. https://doi.org/10.3783/causa.v11i9.12382
  17. Sriyono, S., Adam, J., Kinasih, R. D., Agustina, D., Maulidah, U., & Adawiyah, E. R. A. (2024). Faktor-faktor yang mendorong adopsi QRIS sebagai solusi pembayaran digital untuk mempermudah transaksi UMKM. Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 3(3), 383–394. https://doi.org/10.24127/exclusive.v3i3.7373
  18. Suryawirawan, A. (2025). Transformasi QRIS sebagai instrumen pembayaran digital dalam perspektif ekonomi syariah. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, 4(1), 81–94. https://doi.org/10.55606/jempper.v4i1.4892
  19. Zafira. (2025). Pembeli di Toko Kue Aini Cake [Personal communication].