Al - Muamalat https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat <p>AL-MUAMALAT merupakan jurnal yang memfokuskan pada kajian Ilmu Hukum dan Ekonomi Syariah, Jurnal AL-MUAMALAT bertujuan menjadi forum kajian Ilmiah baik teori maupun praktik dalam ranah Kajian Ilmu Hukum dan Ekonomi Syariah.</p> IAIN Langsa en-US Al - Muamalat 2460-5115 PENGARUH RELIGIUSITAS, KUALITAS PELAYANAN, KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS NASABAH TABUNGAN PADA PT. BANK ACEH SYARIAH KANTOR CABANG PEMBANTU DARUSSALAM https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat/article/view/1377 <p>&nbsp;</p> <p><em>The purpose of research is to know the influence of religiality, quality of service, quality of products to customer loyalty savings at PT. Bank Aceh Branch Helper Darussalam. Sample of this research as much as 100 customers using the formula Slovin with a sample technique is purposive sampling. The type of research used in this study is quantitative. The data used is the primary data obtained by using questionnaires. The results of this study showed that religiusity, quality of service, the product quality is the simultaneous effect on customer loyalty savings at PT. Bank Aceh Branch maid Darussalam. A partial factor of religiusity and quality of service, the culinary products to give positive and significant impact on customer loyalty at PT. Bank Aceh, but one of the variables (product culitas) has a level of Lower influence than the variable religiusisity and quality of service.</em></p> nurma yoni Copyright (c) 2019 Al - Muamalat 2019-12-20 2019-12-20 4 2 101 120 10.32505/muamalat.v4iII.1377 TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP BIAYA ADMINISTRASI DAN DENDA DI PEGADAIAN SYARIAH LHOKSEUMAWE (SHARIA ECONOMIC LAW REVIEW TOWARD ADMINISTRATION COSTS AND FINES IN SHARIA PAWNSHOP IN LHOKSEUMAWE) https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat/article/view/1379 <p><span style="background-color: #ffffff;">Penelitian ini menjelaskan tentang biaya administrasi dan denda di pegadaian syariah<br>Lhokseumawe ditinjau dengan hukum ekonomi syariah dikarenakan timbulnya keraguan di<br>kalangan masyarakat terkait penetapan biaya administrasi dan denda terhadap nasabah di<br>Pegadaian tersebut. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa alasan dan tujuan penetapan<br>biaya administrasi dan denda di Pegadaian Syariah Lhokseumawe adalah untuk kepentingan<br>administrasi dan sebagai motivasi kepada nasabah agar disiplin dalam menjalankan<br>kewajibannya. Berdasarkan analisis Hukum Ekonomi Syariah penetapan biaya administrasi dan<br>denda di Pegadaian Syariah Lhokseumawe telah sesuai dengan Kompilasi Hukum Ekonomi<br>Syariah (KHES) BAB XIV tentang RAHN, Fatwa Dewan Syariah Nasional No: 25/DSNMUI/<br>III/2002 tentang RAHN dan Fatwa Dewan Syariah Nasional No: 17/DSNMUI/<br>IX/2000 tentang sanksi atas nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran, hanya<br>saja pihak pegadaian harus lebih teliti dalam membedakan antara nasabah mampu dengan yang<br>tidak mampu dalam penetapan biaya denda.</span></p> yoes andri Copyright (c) 2019 Al - Muamalat 2019-12-20 2019-12-20 4 2 121 140 10.32505/muamalat.v4iII.1379 ANALISIS PENGARUH DEPOSITO MUDHARABAH, DAN TABUNGAN MUDHARABAH, TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN UMKM DI BANK SYARIAH INDONESIA https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat/article/view/1380 <p><span style="background-color: #ffffff;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Deposito Mudharabah, dan Tabungan Mudharabah terhadap pemberian pembiayaan UMKM. Sampel yang digunakan adalah Deposito Mudharabah, Tabungan Mudharabah, dan pembiayaan UMKM, dari bulan Januari 2012 sampai Desember 2016. Pendekatan penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda, dengan menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada alpha 5%, penulis menyimpulkan bahwa hasil analisis pengaruh Deposito Mudharabah, dan Deposito Mudharabah, terhadap pemberian Pembiayaan UMKM di Bank Syariah, secara bersamaan berepengaruh dengan tingkat alpha 5% dan nilai palue nya adalah 0,00. Sedangkan secara tunggal, variabel Deposito Mudharabah sebesar 0,372 atau 3,72%. Dan variabel Tabungan Mudharabah berpengaruh sebesar 0,528 atau 5,28%. Artinya, Tabungan Mudharabah berpengaruh dominan terhadap pembiayaan UMKM di bank syariah.</span></p> bara husin Copyright (c) 2019 Al - Muamalat 2019-12-20 2019-12-20 4 2 141 157 10.32505/muamalat.v4iII.1380 ETIKA PERDAGANGAN DALAM AL-QUR’AN https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat/article/view/1381 <p><span style="background-color: #ffffff;">Al-Qur‘an yang merupakan pedoman hidup umat Islam memiliki konsep yang sangat konprehensif (kamil dan syumul). Menetapkan nilai-nilai yang bukan hanya berhubungan dengan hablumminallah, juga hablumminanna,. salah satunya bidang perdagangan. Al-Quran menyebutkan kata perdagangan dalam beberapa kosa kata, tijarah, bai‟ dan syira‟. Beragam derivasi ditemukan dalam al-Qura‘an yang diturunkan dari kosa kata tersebut. Penyebutan ketiga bentuk kata tersebut dalam al-Qur‘an mengandung beragam kandungan makna. Yang salah satunya berhubungan dengan etika dalam melakukan perdagangan. Etika yang ditetapkan dalam al-Quran bertujuan terciptanya keridhaan yang hakiki dalam proses pemenuhan kebutuhan keinginan dalam bentuk perdagangan. Sehingga terhindar dari perdagangan yang ribawi dan zalim. Nilai-nilai yang berdimensi etika dalam al-Qur‘an harus dijadikan prinsip dalam membangun prinsip perdagangan yang berorientasi pada falah.</span></p> taufik mawe Copyright (c) 2019 Al - Muamalat 2019-12-20 2019-12-20 4 2 158 174 10.32505/muamalat.v4iII.1381 QATH’Y DAN ZHANNY DALAM KEWARISAN ISLAM https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/muamalat/article/view/1383 <p><span style="background-color: #ffffff;">Konsep awal qath‟y dan zhanny adalah teori dalam bahasa mengenai indikasi lafal (dalalah al-fazh), untuk mengenali kejelasan dan kesamaran suatu lafal terhadap suatu makna yang terkandung. Tetapi kemudian, konsep ini menjadi sebuah konsep untuk memahami nas al-Qur‟an dan juga hadits dalam rangka penalaran fikih. Fungsi praktis dari konsep ini untuk menganalisis dan memahami kandungan al-Qur‟an dan hadits, apakah harus dijalankan apa adanya atau ada peluang ijtihad didalamnya sesuai</span> <span style="background-color: #ffffff;">kebutuhan. Dalam hal ini, ulama klasik dan kontemporer berbeda pendapat tentang ijtihad terhadap<br>dalil yang qath‟y (qath‟y al-dalalah), dimana ulama klasik mengatakan qath‟y al-dalalah adalah lafaz yang<br>terdapat dalam Qur‟an dan hadits yang dapat dipahami dengan jelas dan mengandung makna tunggal.<br>Seperti nash-nash yang berkaitan dengan mawaris, hudud, juga pada nash-nash yang berkaitan<br>dengan masalah „aqidah, dan tidak memungkinkan menerima adanya ijtihad baru terhadap dalil yang<br>qaht‟y. Sedangkan ulama kontemporer berpendapat sebaliknya karena menurut mereka bahwa qath‟y<br>dan zhanny nya suatu dalil lebih dari sekedar mengacu pada makna semantiknya, tapi lebih pada<br>kandungan idealnya. Ilmu tentang kewarisan tidak serta merta dapat terlepas dengan rangkaian ilmuilmu<br>Allah yang lainnya, seperti sosiologi, antropologi, hukum adat, dan sebagainya. Dengan begitu,<br>tulisan ini berpendapat bahwa teks-teks keagamaan terkait hukum kewarisan Islam adalah masuk<br>kategori zhanny al-dalalah, Dengan kata lain adanya peluang untuk ijtihad atau penafsiran lain tentang<br>pembagian waris yang lebih implementatif untuk masa sekarang ini.</span></p> ari sinulingga Copyright (c) 2019 Al - Muamalat 2019-12-23 2019-12-23 4 2 175 200