Main Article Content
Abstract
Etika qurani adalah pemikiran pokok etika yang terdapat dalam al-Quran tentang kehidupan individu dan sosial kemasyarakatan. Al-Quran sebagai hukum dasar (konstitusi) dalam kehidupan dunia memuat dasar-dasar peraturan setiap manusia sampai akhir zaman. Quraish Shihab sebagai salah seorang ulama besar Indonesia telah memberi gambaran tentang etika ketatanegaraan yang berlandaskan al-Quran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Penulis menggunakan metode content analysis dalam penelitian ini dan metode interpretasi dengan menggunakan pendekatan sosio-historis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan setidaknya dua kesimpulan, Pertama, Quraish Shihab cenderung berpendapat bahwa politik dan ketatanegaraan (siyasah) berkaitan erat dengan demokrasi. Kedua, di dalam Islam terdapat sejumlah etika ketatanegaraan yang berlandaskan al-Quran diantaranya; etika kejujuran, etika amanah dan etika demokrasi.
Keywords
Article Details
References
- Bertens, K. (2007). Etika K. Bertens. Jakarta: Gramedia.
- Bisri, H. (1998). Hukum Islam dalam Tatanan Masyarakat Indonesia. Logos.
- Hakiki, K. M. (2016). Islam dan Demokrasi: Pandangan Intelektual muslim dan penerapannya
- di Indonesia. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, 1(1), 1–17.
- Huda, N. (2006). Hukum tata negara Indonesia.
- Iqbal, M. (2010). Etika politik Qur’ani: penafsiran M. Quraish Shihab terhadap ayat-ayat kekuasaan.
- Iain Press.
- Ismail. (2017). ALHURRIYAH : Jurnal Hukum Islam. Alhurriyah, 02(02), 1–16
- Joeniarto. (1966). Sedjarah ketatanegaraan Republik Indonesia. Jajasan Badan Penerbit" Gadjah
- Mada".
- Kementerian Agama, R. I. (2008). Tafsir Al-Quran Tematik. Al-Quran Dan Pemberdayaan Kaum
- Dhuafa.
- Madjid, N., & Al-Munawwar, S. A. (2005). Teologi Islam Rasional. Ciputat Press, Jakarta.
- Mahfud, M. (2016). Islam, Lingkungan Budaya, dan Hukum dalam Perspektif Ketatanegaraan
- Indonesia. KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman, 24(1), 1–14.
- Nata, A. (2005). Tokoh-tokoh pembaharuan Islam di Indonesia. Jakarta: PT Grafindo Persada.
- Qardhawi, M. Y. (1997). Fiqh Negara, terj. Syafril Halim (Jakarta.
- Roni, M. (1985). Konsep Nur Muhammad Studi Penafsiran Surat an-Nur Ayat 35. 88–106.
- Roni, M., & Anzaikhan, M. (2021). Pembentukan Keluarga Shaleh Dalam Komunikasi Islam:
- Studi Komparasi Penafsiran Al-Qur’an. AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial
- dan Budaya, 12(1), 51–61. https://doi.org/10.32505/hikmah.v12i1.2825
- Roni, M., Anzaikhan, M., & Nasution, I. F. A. (2021). Dinamika Sosial dalam Pandangan AlQur’an: Analisis Penafsiran Term Al-ibtilâ’. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 23(2),
- 136. https://doi.org/10.22373/substantia.v23i2.9475
- Roni, M., & Nasution, I. F. A. (2021). The Legality Of Miras (Khamr) in Al-Quran Persfective
- (Comparative Study of The Tafsir Al-Maraghy, Al-Misbah, and Al-Qurthubi). FITRAH:
- Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, 7(1), 81–98. https://doi.org/10.24952/fitrah.v7i1.3685
- Shihab, M Quraish. (1996). Wawasan Al-Quran: Tafsir tematik atas pelbagai persoalan umat. Mizan
- Pustaka.
- Shihab, M Quraish. (2001). Tafsir Al-Misbah “Pesan, Kesan Keserasian al-Quran Vol. 3. Ciputat:
- Lentera Hati.
- Shihab, M Quraish. (2007). “ Membumikan†Al-Quran: fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan
- masyarakat. Mizan Pustaka.
- Shihab, Moh Quraish. (1999). Fatwa-fatwa M. Quraish Shihab: seputar wawasan agama. Mizan.
- Sudarsono. (1991). Hukum perkawinan nasional. Rineka Cipta.
- Sutrisno, F. R. K. T. M., & terhadap Metode, F. R. K. (2006). Epistemologi dan Sistem
- Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Zada, K., & Syarif, M. I. (2008). Fiqh Siyasah Doktrin dan Pemikiran Politik Islam. Jakarta:
- Erlangga