Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan framework Polya dan mengetahui penyebab kegagalan pada tahapan pemecahan masalah tersebut. Penelitian kualitatif ini melibatkan 33 siswa kelas VII-F SMP Negeri 15 Yogyakarta sebagai subjek yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan dengan memberikan tes uraian dan wawancara. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan performa pemecahan masalah paling baik di soal nomor 2 tentang persamaan linear sati variabel pada urutan bilangan bulat, yaitu dengan persentase siswa yang mampu memecahkan masalah berdasarkan tahapan Polya berturut-turut: memahami masalah (86,96%), membuat rencana pemecahan masalah (73,91%), melaksanakan rencana (65,22%), dan memeriksa hasil (17,39%). Namun, performa siswa kurang memuaskan pada soal nomor 4 tentang persamaan linear satu variabel pada gerak lurus beraturan, yaitu persentase siswa mampu memahami masalah (86,61%) dan tidak ada satupun siswa yang mampu membuat rencana, melaksanakan rencana, maupun memeriksa hasil. Soal ini ditindaklanjuti dengan mendalami penyebab kegagalan tahapan Polya, yaitu ketidaktahuan rumus, kebingungan strategi pemecahan masalah, dan tidak terbiasanya siswa memeriksa hasil pemecahan masalah.
Keywords
Article Details
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)
References
- Branca, N. A. (1980). Problem Solving as Goal, Process and Basic Skills. S. Krulik & R. E. Reys (Eds). Problem Solving in School Mathematics. Washington DC: NCTM.
- Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Edisi 4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Hendriana, H., & Soemarmo, U. (2014). Penilaian pembelajaran matematika. Bandung: Refika Aditama.
- Istiandaru, A. (2014). PBL Pendekatan Realistik Saintifik dan Asesmen PISA untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 3(2).
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publishing.
- Nasrullah, A., & Marsigit, M. (2016). Keefektifan problem posing dan problem solving ditinjau dari ketercapaian kompetensi, metode, dan sikap matematis. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 123-135.
- Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman, 3(2), 333-352.
- Polya, G. (2004). How To Solve It. Princeton: Princeton University Press.
- Runtukahu, J. T., & Kandou, S. (2014). Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Sleman:Ar-Ruzz Media.
- Schleicher, A. (2019). PISA 2018: Insights and Interpretations. Paris: OECD Publishing.
- Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
- Sumartini, T. S. (2016). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 148-158.
- White, A. L. (2005). Active Mathematic in classrooms: finding out why childer make mistake and then doing someting to help them. Squere one, 15, 15-19.