Section Articles

The Responsibility of Higher Education Institutions in Human Trafficking Cases Disguised as Internships: An Analysis of Islamic Criminal Law

M. Afwan Hanif
m.afwan0205203106@uinsu.ac.id (Primary Contact)
Abd. Mukhsin

Main Article Content

Abstract

Ideally, higher education institutions should act as entities that protect students' rights and provide quality education without abusing their position for harmful purposes. However, in reality, some universities are involved in practices that can harm students, including the misuse of internship programs that lead to human trafficking crimes. This study aims to analyze the legal responsibilities of higher education institutions in cases of human trafficking that occur within internship programs, using an Islamic criminal law approach. This article is categorized as a qualitative-based literature study. The methodology used is a normative juridical approach. The research results show that human trafficking cases in Jambi demonstrate complexity, involving both individuals and corporations, with different legal sanctions under Law No. 21 of 2007 and Islamic criminal law. Higher education institutions, such as Universitas Jambi, play an important role in providing assistance to victims, supporting legal processes, and collaborating with relevant parties to combat human trafficking, reflecting their moral and social responsibility.

Keywords

Human Trafficking Higher Education Internship

Article Details

How to Cite
Hanif, M. A., & Mukhsin, A. (2025). The Responsibility of Higher Education Institutions in Human Trafficking Cases Disguised as Internships: An Analysis of Islamic Criminal Law. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 17(1), 136-149. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v17i1.10807

References

  1. Alfani, T. N. (2024). Analisis Pasal TPPO dalam Kasus Ferienjob: Peran Lembaga Internasional dan Organisasi Kemanusiaan. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik Dan Hukum Indonesia, 1(3), 295–302. https://doi.org/10.62383/amandemen.v1i3.316
  2. Antasari, R. R. (2018). Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam Perspektif Global dan Islam di Provinsi Sumatera Selatan. Kafa`ah: Journal of Gender Studies, 8(1), Article 1. https://doi.org/10.15548/jk.v1i1.198
  3. Bayuna, K. A., Silitonga, S. B. G., & Nasution, B. A. A. (2024). An Analysis of Ferienjob Practices in Germany: Modus Operandi, Legal Actions, Prevention, and Global Comparisons. Jurnal Ilmu Kepolisian, 18(3), Article 3. https://doi.org/10.35879/jik.v18i3.621
  4. Damayanti, I., & Paramudhita, R. R. (2024). Peran Restitusi dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang. UNES Law Review, 6(3), Article 3. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1744
  5. Fatah, A. (2016). Trafficking dalam Pandangan Hukum Pidana Islam. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.14421/jkii.v1i1.1058
  6. Humairoh, S. Z. (2019). Trafficking Woman and Child: Kajian Terhadap Hadis-Hadis Tentang Perdagangan Manusia. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.14421/jkii.v4i2.1105
  7. Kurniawan, W. R., Hadiyanto, A., & Ciptono, C. (2024). Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam Perspektif Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 7(2), Article 2. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8900
  8. Lazuardi, A., Ferdi, F., & Elda, E. (2023). Kewenangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Keimigrasian dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang Berasal dari Tindak Pidana Penyelundupan Manusia. UNES Law Review, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i1.947
  9. Martin, Y., & Runturambi, A. J. S. (2024). Upaya Pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Nonprosedural sebagai Bagian Perdagangan Orang Melalui Pengawasan Keimigrasian. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(5), 3268–3285. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i5.15738
  10. Mugiono, M., Indradewi, A. A., & Achmad, A. S. (2024). Perspektif Hukum terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kawasan ASEAN antara Indonesia dan Myanmar. Journal of Contemporary Law Studies, 1(4), 287–300. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i3.3107
  11. Nasution, A., Al-Ubaidah, M. I., & Amri, A. D. (2024). Peran Mahasiswa Sebagai Fasilitator Pendamping dalam Membantu UMKM Melalui Program Magang Bersertifikat di PT. BTPN Syariah. Jurnal Development, 12(2), Article 2. https://doi.org/10.53978/jd.v12i2.482
  12. Nola, L. F. (2024). Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang pada Pekerja Migran Indonesia (Eradication of Human Trafficking Crimes among Indonesian Migrant Wrokers). Negara Hukum: Membangun Hukum Untuk Keadilan Dan Kesejahteraan, 14(2), Article 2. https://doi.org/10.22212/jnh.v14i2.4110
  13. Nuraeni, N., & Kania, D. (2018). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam Perspektif Hukum Islam. Al-’Adalah, 14(1), 131–156. https://doi.org/10.24042/adalah.v14i1.1866
  14. Nurfajriana, S., & Prasetyo, H. (2024). Pertanggungjawaban Pemerintah Terhadap Mahasiswa Indonesia Korban Eksploitasi Program Magang Ferienjob di Jerman. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(3), Article 3. https://doi.org/10.5281/zenodo.11666797
  15. Nurhamid, N. (2017). Kiprah Nabi Muhammad Memberantas Perdagangan Manusia. Raheema, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.24260/raheema.v4i1.835
  16. Nuripansah, Kusuma, J. D., & Susilawati, I. Y. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO (Studi Di Wilayah Polres Lombok Tengah). Unizar Recht Journal (URJ), 2(4), Article 4.
  17. Rahmawati, S. N. (2023). Tindak Pidana Human Trafficking Perspektif Hukum Pidana Islam. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum, 4(3), Article 3. https://doi.org/10.15642/mal.v4i3.246
  18. Saputra, T. (2022). Peran Mahasiswa dalam Pencegahan Perdagangan Orang (Human Traffciking) di Daerah Cikarang. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i1.827
  19. Utami, S. N., & Nasrudin, N. (2024). Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking) Terhadap Mahasiswa Indonesia Melalui Program Magang di Jerman. Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.15575/qanuniya.v1i1.816
  20. Zaman, Q. (2017). Sanksi Pidana Perdagangan Perempuan (Women Trafficking) (Studi Komparatif antara Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Hukum Islam). Raheema, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.24260/raheema.v4i1.828