Section Articles

The Effectiveness of Non-Performing Loan Risk Management Strategies at BSI KCP Surabaya Rungkut 1: Implementation of the 5C+1S Principle

Rhegitha Ananthasya Wardani
rhegithasyah08@gmail.com (Primary Contact)
Fatkur Huda
Arin Setiyowati

Main Article Content

Abstract

Ideally, the disbursement of financing by Islamic financial institutions should be carried out through prudential principles and thorough risk analysis to avoid the potential for non-performing loans. An effective risk management strategy is expected to maintain financing quality and ensure the healthy and sustainable operation of the bank. However, the reality in the field shows that non-performing loans remain a significant issue, including in the Mitraguna financing product at BSI KCP Surabaya Rungkut 1, indicating ongoing challenges in reducing problematic financing. This study aims to analyze the effectiveness of non-performing loan risk management strategies through the application of the 5C+1S principles (Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral, and Sharia Compliance) in the Mitraguna product at BSI KCP Surabaya Rungkut 1. This article falls under field research with a qualitative approach, using a case study methodology. The results of the study conclude that the 5C+1S strategy in managing non-performing loan risks at BSI KCP Surabaya Rungkut 1 has proven to be fairly effective through the selective and procedural application of character, capacity, collateral, and sharia compliance analysis. This effectiveness depends on the quality of human resources and consistency of implementation, supported by technology and customer education to ensure sustainable and sound financing.

Keywords

Effectiveness Risk Management Non-Performing Loans

Article Details

How to Cite
Wardani, R. A., Huda, F., & Setiyowati, A. (2025). The Effectiveness of Non-Performing Loan Risk Management Strategies at BSI KCP Surabaya Rungkut 1: Implementation of the 5C+1S Principle. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 17(2), 108-123. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v17i2.11265

References

  1. Al Rasyid, H., & Sazly, S. (2021). Pengaruh penerapan manajemen risiko terhadap kinerja keuangan triwulan 2016–2020 pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur. Owner, 5(2), 283–294. https://doi.org/10.33395/owner.v5i2.432
  2. Arief, M., Hoh, S., Rujikartawi, E., & Septiani. (2023). Analisis pengawasan pembiayaan syariah pada perbankan syariah sebagai penerapan prinsip kehati-hatian (Studi kasus Bank Syariah Indonesia KCP Serang Timur). Tsarwah, 8(2), 63–76. https://doi.org/10.32678/tsarwah.v8i2.9456
  3. Asy’ari, M. S. (2024). Analisis kelayakan nasabah menggunakan prinsip 5C 1S dalam pembiayaan pemilikan rumah (PPR) (Studi pada KB Bank Syariah KC Sidoarjo). Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 2(11), 216–230.
  4. Chorafas, D. N. (2000). Managing credit risk: Analysing, rating and pricing the probability of default (1st ed.). Euromoney Books.
  5. Dinar Dwinta Lestari, Ustadus Sholihin, & Trisnia Widuri. (2022). Analisis manajemen kredit untuk menekan terjadinya kredit macet pada PT. BPR Sumberdhana Anda di Tulungagung. Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 2(3), 145–159. https://doi.org/10.56910/gemilang.v2i3.118
  6. Hamonangan. (2020). Analisis penerapan prinsip 5C dalam penyaluran pembiayaan pada Bank Muamalat KCU Padangsidempuan. Jurnal Ilmiah MEA, 4(2), 454–466.
  7. Hassan, M. K., Khan, A., & Paltrinieri, A. (2019). Liquidity risk, credit risk and stability in Islamic and conventional banks. Research in International Business and Finance, 48, 17–31. https://doi.org/10.1016/j.ribaf.2018.10.006
  8. Ilyas, R. (2019). Analisis risiko pembiayaan bank syariah. BISNIS: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 7(2), 189. https://doi.org/10.21043/bisnis.v7i2.6019
  9. Indonesia, B. (n.d.). Peraturan Bank Indonesia No. 7/2/PBI/2005 Penilaian kualitas aktiva bank umum. https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/pbi7205.aspx
  10. Informan 1. (2025). Deep Interview.
  11. Informan 2. (2025). Deep Interview.
  12. Informan 3. (2025). Deep Interview.
  13. Mira. (2020). Penerapan prinsip 5C+1S pada pembiayaan murabahah di Bank Syariah Mandiri Cabang Palangka Raya.
  14. Mudzakir Ilyas. (2020). Mekanisme pembiayaan Mitraguna Berkah PNS dengan akad murabahah pada PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Prabumulih. ADL Islamic Economic, 1(2), 161–180. https://doi.org/10.56644/adl.v1i2.20
  15. Mulyaningrum, M. D. (2016). Analisis manajemen risiko perbankan dalam meminimalisir kredit bermasalah di bidang kredit modal kerja. Jurnal Administrasi Bisnis, 32(1), 121–127.
  16. Nasution, W. (2024). Mekanisme pembiayaan Mitra Guna Berkah PNS dengan akad murabahah pada Bank BSI KCP Panyabungan. Jurnal Perbankan Syariah Darussalam, 4(1), 45–55.
  17. Nicholas, R., Tobing, A., & Allenvidia, F. B. (2024). Implikasi hukum dalam penanganan kredit bermasalah: Perspektif OJK di Indonesia. Media Hukum Indonesia, 2(4), 877. https://doi.org/10.5281/zenodo.14348272
  18. Pratama, G., Haida, N., & Nurwulan, S. (2021). Strategi penanganan pembiayaan bermasalah pada produk bank syariah. Ecobankers, 2(2), 101. https://doi.org/10.47453/ecobankers.v2i2.483
  19. Putra, P. A., Saparuddin, & Nurnasrina. (2023). Mitigasi risiko: Analisis terhadap antisipasi risiko dalam pembiayaan mikro syariah. Al-Masraf, 8(1), 62. https://doi.org/10.15548/al-masraf.v8i1.414
  20. Rangkuti, T. (2018). Pengaruh analisis kredit terhadap pembiayaan bermasalah (kredit macet) pada PT BPRS Artha Madani Cikarang. Transparansi, 1(1), 68–84. https://doi.org/10.31334/trans.v1i1.140
  21. Rizki, I. K., Fatekhah, P. S., & Ali, M. M. (2024). Implementasi prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan di bank syariah. JIOSE, 3(1), 63–78. https://doi.org/10.35878/jiose.v3i1.896
  22. Sari, R. M. (2022). Implementasi penilaian prinsip 5C+1S dalam mengurangi pembiayaan bermasalah pada KSPPS BMT Fajar Bina Sejahtera Cabang Bandar Lampung. http://repository.radenintan.ac.id/21812/1/SKRIPSI1-2.pdf
  23. Sejati, A., & Hadratullah. (2024). Analisis penerapan prinsip 5C+1S dalam meminimalisir risiko pembiayaan murabahah modal kerja pada bank syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 3(1), 34–47. https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/albirru/article/download/1621/1056/7094
  24. Shofiyah. (2015). Penerapan analisis 5C+1S pada proses pelaksanaan pembiayaan murabahah di KJKS Binama Cabang Uangan.
  25. Sobarsyah, M., Soedarmono, W., Yudhi, W. S. A., Trinugroho, I., Warokka, A., & Pramono, S. E. (2020). Loan growth, capitalization, and credit risk in Islamic banking. International Economics, 163, 155–162. https://doi.org/10.1016/j.inteco.2020.02.001
  26. Tektona, R. I., & Risma, Q. (2020). Penerapan prinsip character dalam pelaksanaan prinsip kehati-hatian pada analisis pemberian kredit usaha mikro. Batulis Civil Law Review, 1(1), 1. https://doi.org/10.47268/ballrev.v1i1.420
  27. Wahyuni, N. (2017). Penerapan prinsip 5C dalam pemberian kredit sebagai perlindungan bank. Lex Journal, 1(1). https://doi.org/10.25139/lex.v1i1.236
  28. Wahyuningsih, S., Jasmin, J., & Juwono, E. (2024). Peran strategi manajemen risiko dalam mengoptimalkan likuiditas dan meminimalkan risiko kredit di industri perbankan di Indonesia. Sanskara Manajemen dan Bisnis, 2(03), 156–167. https://doi.org/10.58812/smb.v2i03.420
  29. Zuleha, S. (2018). Model mitigasi risiko pada lembaga penjamin kredit di Indonesia. Mimbar Hukum, 30(2), 291. https://doi.org/10.22146/jmh.30286