Main Article Content

Abstract

The fast-moving conditions and development of the times and the easy access to mass media at every level requires that parents provide their children with an education. The education aimed at is sex education for children of an early age. The increasing problem of sexual deviancy behavior in Indonesia is that one is the result of a lack of understanding about sexual education. Sex education should be applied early to have good morals and not be prone to promiscuity. Premature age is a golden phase for children, treatment of them can affect their life into adulthood. The research aims to learn the importance of sexual education in an early-age child's morals based on Islamic religious views. A research approach uses a qualitative approach for case study methods. Studies reveal sexual education should be given concurrently with a religious basis. Child sexual education needs to be implemented by family members as protection for their children.

Keywords

Children's Early Age Islam Morality Sex Education

Article Details

References

  1. Ahmad, D. N. (2017). Pengaruh pendidikan seksual dalam keluarga terhadap perilaku penyimpangan dan pelecehan seksual pada remaja. Jurnal Pelangi, 9(2), 61–70. https://doi.org/10.22202/JP.2017.V9I2.1763
  2. Aisyah, A., & Hasiana, I. (2021). Optimalisasi peran orang tua terhadap pedidikan seksual anak usia dini. Jurnal Penamas Adi Buana, 4(2), 65–70. https://doi.org/10.36456/PENAMAS.VOL4.NO2.A2695
  3. Amalia, E., Afdila, F. L., & Andriani, Y. (2018). Pengaruh pemberian pendidikan seksual terhadap kejadian kekerasan seksual pada anak di SD Negeri 04 Balai Rupih Simalanggang Payakumbuh tahun 2018. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal), 5(2), 162–168. https://doi.org/10.33653/jkp.v5i2.125
  4. Anggraini, T., Riswandi, R., & Sofia, A. (2017). Pendidikan seksual anak usia dini: Aku dan diriku. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2). Retrieved from http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/PAUD/article/view/12980
  5. Anisyah, N., Indrawati, Hafizotun, L., Marwah, S., Yumarni, V., & Annisa, N. (2021). Orang tua kreatif untuk anak usia dini di masa pandemi Covid-19 melalui kegiatan parenting. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.37985/MURHUM.V2I1.26
  6. Aprilia, T., Masykur, M., & Ulya, N. (2022). Implementasi pendidikan seksual pada siswa SMAN 2 Karawang. Fondatia: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(3), 414–428. https://doi.org/10.36088/FONDATIA.V6I3.2002
  7. Aziz, S. (2014). Pendidikan seks bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Kependidikan, 2(2), 182–204. https://doi.org/10.24090/JK.V2I2.559
  8. Azzahra, Q. M. (2020). Pendidikan seksual anak usia dini: “My bodies belong to me.” Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 4(1), 77–86. https://doi.org/10.35568/EARLYCHILDHOOD.V4I1.736
  9. Bahri, Saiful. (2020). Pendidikan seks untuk anak dalam perspektif al-Quran dan Hadis. Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 3(1), 88–97. https://doi.org/10.24853/MA.3.1.88-97
  10. Bahri, Syaiful, & Fajriani, F. (2015). Suatu kajian awal terhadap tingkat pelecehan seksual di Aceh. Jurnal Pencerahan, 9(1), 50–65. https://doi.org/10.13170/JP.9.1.2491
  11. Camelia, L., & Nirmala, I. (2017). Penerapan pendidikan seks anak usia dini menurut perspektif Islam (upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak usia dini melalui penerapan pendidikan seks dalam perspektif Sunnah Rasul). Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 27–32. https://doi.org/10.24853/YBY.1.1.27-32
  12. Duryat, M. (2016). Paradigma pendidikan Islam: Upaya penguatan pendidikan agama Islam di institusi yang bermutu dan berdaya saing (1st ed.). Bandung: Alfa Beta. Retrieved from https://cvalfabeta.com/product/paradigma-pendidikan-islam/
  13. Effendi, S., & Tukiran, T. (2014). Metode penelitian survei. (S. Effendi & T. Tukiran, Eds.) (31st ed.). Jakarta: LP3ES. Retrieved from https://galeribuku.lp3es.or.id/produk/Metode-Penelitian-Survei-131854
  14. Hanafri, M. I., Mariana, A. R., & Suryana, C. (2016). Animasi sex education untuk pembelajaran dan pencegahan pelecehan seksual pada anak usia dini (studi kasus di TK Kartini). Jurnal Sisfotek Global, 6(1), 51–57. https://doi.org/10.38101/SISFOTEK.V6I1.96
  15. Haq, T. D. (2019). Peran tenaga kependidikan dalam meningatkan mutu pendidikan agama Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2). https://doi.org/10.34001/TARBAWI.V16I2.1176
  16. Hasanah, H. (2016). Pemahaman kesehatan reproduksi bagi perempuan: sebuah strategi mencegah berbagai resiko masalah reproduksi remaja. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 11(2), 229–252. https://doi.org/10.21580/SA.V11I2.1456
  17. Helmi, A. F., & Paramastri, I. (2015). Efektivitas pendidikan seksual dini dalam meningkatkan pengetahuan perilaku seksual sehat. Jurnal Psikologi, 25(2), 25–34. https://doi.org/10.22146/JPSI.7502
  18. Hety, D. S. (2017). Pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks dini pada anak usia pra sekolah (3-6 Tahun) di TK Tunas Jayabangsal Mojokerto. Hospital Majapahit (Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto), 9(2), 283–291. https://doi.org/10.5281/ZENODO.3514532
  19. Hidayat, K. (2019). Agama untuk peradaban: Membumikan etos agama dalam kehidupan (1st ed.). Bandung: Alvabet. Retrieved from https://tokoalvabet.com/beranda/54-agama-untuk-peradaban.html
  20. Hidayati, W. R., & Warmansyah, J. (2021). Pendidikan Inklusi Sebagai Solusi dalam Pelayanan Pendidikan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 207–212. https://doi.org/10.31004/AULAD.V4I3.147
  21. Huda, L., Syafrida, R., & Nirmala, I. (2020). Menanamkan nilai-nilai Islami pada anak usia dini 3-6 tahun melalui metode bermain peran. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam ANank Usia Dini, 4(2), 181–191. Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/raudhatulathfal/article/view/6748
  22. Irsyad, M. (2019). Pendidikan seks untuk anak usia dini: tindakan pendampingan dan pencegahan. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 73–86. Retrieved from https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/elementary/article/view/1374
  23. Jatmika, D. (2017). Pengembangan alat ukur kesiapan pendidikan seksual pada anak-anak usia 11-14 tahun. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(2), 266–274. https://doi.org/10.24912/JMISHUMSEN.V1I2.1004
  24. Joni, I. D. A. M., & Surjaningrum, E. R. (2020). Psikoedukasi pendidikan seks kepada guru dan orang tua sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Jurnal Diversita, 6(1), 20–27. https://doi.org/10.31289/DIVERSITA.V6I1.3582
  25. Justicia, R. (2017). Pandangan orang tua terkait pendidikan seks untuk anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 1(2), 28–37. https://doi.org/10.35568/EARLYCHILDHOOD.V1I2.121
  26. Kasmini, L., & Fajriah, M. P. (2016). Pendidikan seks bernuansa Islam untuk anak usia dini.
  27. Masitoh, I., & Hidayat, A. (2020). Tingkat pemahaman orang tua terhadap pendidikan seksualitas pada anak usia dini. Indonesian Journal of Educational Counseling, 4(2), 209–214. https://doi.org/10.30653/001.202042.163
  28. Masruroh, A. (2014). Konsep kecerdasan emosional dalam perspektif pendidikan Islam. Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 6(1), 61–87. https://doi.org/10.18326/MDR.V6I1.61-87
  29. Mukri, S. G. (2018). Pendidikan seks usia dini dalam perspektif hukum Islam. Mizan: Journal of Islamic Law, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.32507/MIZAN.V3I1.153
  30. Mukti, A. (2018). Pendidikan seks untuk anak usia dini perspektif Islam. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 12(2), 89–98. https://doi.org/10.15408/HARKAT.V12I2.7562
  31. Munawaroh, H., & Ukrima, A. (2022). Pendidikan seks untuk anak usia dini sebagai upaya menghindari pelecehan seksual pada anak di lingkungan pedesaan. Journal of Early Childhood and Character Education, 2(2), 101–114. https://doi.org/10.21580/JOECCE.V2I2.11776
  32. Munisa, M., & Ritonga, R. S. (2022). Pengaruh pendidikan seks terhadap perkembangan moral anak. Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa, 16(4), 750–757. https://doi.org/10.46576/WDW.V16I4.2430
  33. Nawafilaty, T. (2019). Pendidikan seks pada anak usia dini ditinjau dalam perspektif pendidikan agama Islam. JCE (Journal of Childhood Education), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.30736/JCE.V1I2.12
  34. Noer, K. U., Kartika, T., Nurtjahyo, L., & Damaiyanti, V. P. (2022). Membongkar kekerasan seksual di pendidikan tinggi: Pemikiran awal. (K. U. Noer, T. Kartika, L. I. Nurtjahyo, & V. P. Damaiyanti, Eds.) (1st ed.). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Retrieved from http://obor.or.id/Hukum-dan-Gender/membongkar-kekerasan-seksual-di-pendidikan-tinggi-pemikiran-awal?limit=75
  35. Nurbaiti, N., Saripudin, A., & Masdudi, M. (2022). Pengembangan media sex education book untuk meningkatkan pemahaman pendidikan seksual pada anak usia dini. awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 111–125. https://doi.org/10.24235/AWLADY.V8I2.11887
  36. Pakasi, D. T., & Kartikawati, R. (2014). Between needs and taboos: Sexuality and reproductive health education for high school students. Makara Journal of Health Research, 17(2), 79–87. https://doi.org/10.7454/MSK.V17I2.3030
  37. Purwasih, W. (2020). Pendidikan seks untuk anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Buana Gender: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(2), 108–125. https://doi.org/10.22515/BG.V5I2.2818
  38. Rachmayanti, E. (2022). Penerapan Pembelajaran adaptif mengenai konten pendidikan seksual: Studi fenomenologi. Jurnal Basicedu, 6(2), 2430–2445. https://doi.org/10.31004/BASICEDU.V6I2.2392
  39. Rahmayanti Sormin, M. (2018). Pendidikan seks dalam pandangan Islam. Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 2(2). https://doi.org/10.31604/muaddib.v2i2.272
  40. Ramdan, A. Y., & Fauziah, P. Y. (2019). Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan nilai-nilai karakter anak usia sekolah dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 9(2), 100–111. https://doi.org/10.25273/PE.V9I2.4501
  41. Ratnasari, R. F., & Alias, M. (2016). Pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 55–59. https://doi.org/10.29406/.V2I2.251
  42. Risma Junita, E., Wanto, D., & Hafidz Awlawi, A. (2023). Penerapan prinsip-prinsip seksualitas bagi anak dalam perspektif Islam. Jurnal Tunas Pendidikan, 5(2), 409–421. https://doi.org/10.52060/PGSD.V5I2.1004
  43. Roqib, M. (2008). Pendidikan seks pada anak usia dini. Insania: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 13(2), 271–286. https://doi.org/10.24090/INSANIA.V13I2.298
  44. Saputra, M. I. (2016). Pendidikan seks bagi remaja menurut Abdullah Nasih Ulwan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 143–156. https://doi.org/10.24042/ATJPI.V7I1.1499
  45. Sari, M. (2020). Cara guru dalam pengenalan pendidikan seks pada anak usia dini di TK Kurnia Illahi kecamatan Rambatan. Child Education Journal, 2(1), 53–60. https://doi.org/10.33086/CEJ.V2I1.1531
  46. Saripah, I., Nadhiroh, N. A., Nuroniah, P., Ramdhani, R. N., & Roring, L. A. (2021). Kebutuhan pendidikan seksual pada remaja: berdasarkan survei persepsi pendidikan seksual untuk remaja. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 5(1), 8–17. https://doi.org/10.30598/JBKT.V5I1.1170
  47. Septiawan, M. H., Pitoewas, B., & Yanzi, H. (2014). Pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap perkembangan moral anak. Jurnal Kultur Demokrasi, 2(8), 148–162. Retrieved from http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/view/5967
  48. Siregar, A. R. (2023). Pengetahuan tentang perilaku dan bahaya seks bebas bagi remaja HKBP Duren Jaya Bekasi. Jurnal Comunità Servizio, 5(1), 1210–1221. https://doi.org/10.33541/CS.V5I1.4697
  49. Soesilo, T. D. (2021). Pelaksanaan parenting pendidikan seks (pesek) anak usia dini di PAUD Tunas Bangsa Ungaran kabupaten Semarang. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(1), 47–53. https://doi.org/10.24246/J.JS.2021.V11.I1.P47-53
  50. Soetari, E. (2017). Pendidikan karakter dengan pendidikan anak untuk membina akhlak islami. Jurnal Pendidikan UNIGA, 8(1), 116–147. https://doi.org/10.52434/JP.V8I1.73
  51. Solehati, T., Rufaida, A., Farhan Ramadhan, A., Nurrahmatiani, M., Taopik Maulud, N., Sandrela Mahendra, O., … Suzana Mediani, H. (2022). Pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua dalam mencegah kekerasan seksual pada anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5342–5372. https://doi.org/10.31004/OBSESI.V6I5.2912
  52. Subhan, F. (2013). Konsep pendidikan Islam masa kini. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 1(2), 353–373. https://doi.org/10.15642/JPAI.2013.1.2.353-373
  53. Subianto, J. (2013). Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembentukan karakter berkualitas. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 331–354. https://doi.org/10.21043/EDUKASIA.V8I2.757
  54. Suhasmi, N. C., & Ismet, S. (2021). Materi pendidikan seks bagi anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(1), 164–174. https://doi.org/10.29408/GOLDENAGE.V5I01.3486
  55. Susan, S. K. (2021). Analisis konten buku cerita “aku sayang tubuhku” sebagai media pendidikan seksual untuk anak usia dini. Jambura Early Childhood Education Journal , 3(2), 93–105. https://doi.org/10.37411/JECEJ.V3I2.572
  56. Tampubolon, G. N., Nurani, Y., & Meilani, S. M. (2019). Pengembangan buku pendidikan seksual anak usia 1-3 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 527–536. https://doi.org/10.31004/OBSESI.V3I2.243
  57. Tim Penyusun. (2018). Kamus besar bahasa Indonesia (5th ed.). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Retrieved from https://kbbi.kemdikbud.go.id/
  58. Ulum, M. M. (2022). Pendidikan seks sejak dini menurut Abdullāh Naşih ‘Ulwan (Analisis Psikologis dan Sosiologis). Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 10(2), 221–230. https://doi.org/10.26618/EQUILIBRIUM.V10I2.7481
  59. Wahid, A. (2019). Gagasan dakwah pendekatan komunikasi antarbudaya (1st ed.). Jakarta: Prenada Media. Retrieved from https://prenadamedia.com/product/gagasan-dakwah-pendekatan-komunikasi-antarbudaya/
  60. Wahidah, F. R. N., Suwarti, S., Mildaeni, I. N., Dewi, S. B. S., Irawan, M. R. A. P., & Herdian, H. (2021). Sexual education counseling: addressing sexual attraction from a psychological and Islamic perspective. Community Empowerment, 6(6), 987–993. https://doi.org/10.31603/CE.4860
  61. Wati, L. R., Putri, R., Ariani, D., Hidayah, N., Reksohusodo, S., & Silvani, Y. (2017). Factors related to the need of sexuality education in primary school in Gondanglegi Sub-District, Malang Regency. Journal of Issues in Midwifery, 1(1), 1–18. https://doi.org/10.21776/UB.JOIM.2017.001.01.1
  62. Wiendijarti, I. (2020). Komunikasi interpersonal orang tua dan anak dalam pendidikan seksual. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(3), 280–298. https://doi.org/10.31315/JIK.V9I3.3437
  63. Wiranata, I. G. L. A. (2019). Mengoptimalkan perkembangan anak usia dini melalui kegiatan parenting. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 48–56. https://doi.org/10.25078/PW.V4I1.1068
  64. Yani, A., Khaeriyah, E., & Ulfah, M. (2017). Implementasi Islamic parenting dalam membentuk karakter anak usia dini di RA At-Taqwa Kota Cirebon. Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 3(1). https://doi.org/10.24235/AWLADY.V3I1.1464
  65. Yaqin, M. A. (2019). Pendidikan multikultural: Cross-cultural understanding untuk demokrasi dan keadilan. (A. Halim, Ed.) (1st ed.). Yogyakarta: LKiS.