Main Article Content
Abstract
Dalam membangun bangsa yang maju besar dan beradab, agama memiliki peran yang sangat besar. Sebagai organisasi sosial keagamaan, sejak dulu ulama-ulama berperan sangat besar dalam mengayomi dan membangun masyarakat, baik melalui pendidikan, dakwah dan lain sebagainya. Peran ulama yang sedemikian besar itu diemban oleh para ulama tidak lain karena ulama adalah pewaris dari ajaran nabi. Sementara tugas ulama selain mengggali, merumuskan dan mengembangkan pemikiran keagamaan, juga memiliki tugas yang tidak kalah pentingnya dan bahkan sangat strategis yang berkaitan dengan masalah sosial dan kebangsaaan yaitu tugas membangun masyarakat dengan tujuan membentuk kepribadian. Dalam kaitan dengan masalah masyarakat, ulama masa kini memiliki beberapa tugas, salah satunya adalah pembangunan mental-spiritual, pembentukan kepribadian atau karakter masyarakat. Ini sangat penting agar lahir masyarakat yang memiliki sikap, memiliki ketegasan, memiliki prinsip serta memiliki tanggung jawab baik terhadap Tuhan dan terhadap sesama manusia serta terhadap bangsa dan Negara.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
- Daftar Pustaka
- Abdullah bin HisyÄm al-AnshÄri. (2008). Syarẖ Qathr an-NadÄ wa Baall ash-ShadÄ. Beirut: DÄr al-Fikr.
- Azra. (2002). Biografi Sosial Intelektual Ulama Perempuan: Perberdayaan Historiografi Dalam Ulama Perempuan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Burhanudin. (2002). Ulama Perempuan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Hartono Ahmad Jaiz. (2002). Aliran dan Paham Sesat di Indonesia. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.
- Maryadi. (1995). Eksistensi Agama pada Era Globalisasi. Jakarta: Paramadina.
- Munawwir. (1997). Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progressif.
- Sahal, A., & Aziz. (2015). Islam Nusantara: Dari Ushul Fikh Hingga Paham Kebangsaan. Bandung: Mizan Pustaka.