Main Article Content

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pola komunikasi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa di SMP Negeri 1 Banda Alam Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa dan untuk mengetahui faktor pendukung serta penghambat pola komunikasi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pola komunikasi satu arah, pola komunikasi dua arah dan pola komunikasi banyak arah. Adapun faktor pendukung dalam pembinaan akhlak yaitu, 1) adanya visi dan misi; 2) danya perencanaan yang tepat dan matang; 3) pendidik yang kompeten dan berpengalaman; 4) adanya manajemen yang baik; dan 5) adanya sarana dan prasarana. Faktor penghambat yaitu, sikap kurang disiplin, misalnya ketika berdoa masih ada siswa yang belum serius.

Article Details

How to Cite
Sakdiyah, H., Nazliati, & santi, N. E. (2016). Pola Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Smp Negeri 1 Banda Alam. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 1-12. Retrieved from https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/ikhtibar/article/view/3177

References

  1. Dedy Mulyana, Nuansa-nuansa Komunikasi, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001)
  2. Departemen Agama RI, Al Quran dan Terjemahannya, (Cet. I; Bandung: Penerbit Diponegoro, 2013), h. 458.
  3. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1996), h.885.
  4. Hafied Cangara. Pengantar Ilmu Komunikasi, (Cet. VI; Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2005)
  5. Hamzah Ya’kub, Etika Islam Pembinaan Akhlakul Karimah, (Cet. II; Bandung: CV Diponegoro, 1983)
  6. Hasil wawancara dengan guru di SMPN 1 Banda Alam pada tanggal 11 Juni 2020
  7. Khalimi, Berakidah Benar Berakhlak Mulia, (Yogyakarta: Pustaka Insani Madani, 2006)
  8. Mahyuddin, Kuliah Akhlak Tasawf, (Jakarta: Kalam Mulia, 1999) .
  9. Nana Sudjana, Cara Belajar Peserta didik Aktif, (Bandung: Sinar Baru, 1989)
  10. Onong Uchjana Effendi, Dimensi-Dimensi Komunikasi, (Cet. II; Bandung: Alumni, 1986)
  11. Onong Uchjana Effendi, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, (Cet. V; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya,1990)
  12. Onong Uchjana Effendi, Spektrum Komunikasi, (Bandung: Bandar Maju, 1992), cet. Ke-1
  13. Pawit M. Yusup, Komunikasi Pendidikan dan Komunikasi Instruksional, (Bandung: Remaja Rosdakarya,1990).
  14. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Departemen Agama RI, 1986)
  15. Puis A. Partanto dan M. Dahlan Al Barry, Kamus Ilmiah Populer, (Surabaya: Arkola, 1994)
  16. R.A. Mayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 1998)
  17. Riduwan, Belajar Mudah Penelitian, (Cet.IX; bandung: Alfabeta, 2013) h. 74.
  18. Sendjaja Sasa Djuarsa, Pengantar Komunikasi, (Jakarta: Universitas Terbuka, 1998)
  19. Stewart L. Tubbs-Sylvia Moss. Human Communication, (Bandung: Remaja rosda karya, 2001)
  20. Sudjana S, Manajemen Program Pendidikan, (Bandung: Falah Prodiction, 2000).
  21. Syaiful Bahri Djamarah, Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Keluarga (Jakarta : PT. Reneka Cipta, 2004)
  22. W.J.S. Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia, (Jakarta: P.N. Balai Pustaka, 1991)