Main Article Content
Abstract
Media pembelajaran merupakan salah satu bagian terpenting pada saat proses pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran dapat membantu proses belajar mengajar menjadi lebih baik dan menyenangkan. Guru PAI di SMP Negeri 12 Langsa berpendapat bahwa terbatasnya media dalam proses pembelajaran khususnya materi zakat dan kurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran materi zakat sangat rendah serta hanya 20% siswa yang aktif dalam proses pembelajaran hal ini terlihat dari hasil nilai ujian harian siswa yang dibawah nilai KKM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan dan pengujian validitas media pembelajaran zakat yang dikenal dengan Raudhah Zakat (RZ). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Hannafin and Peck. Pengambilan data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan angket, wawancara dan dokumentasi berupa foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon para ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi pembelajaran PAI materi zakat terhadap media pembelajaran dapat digunakan tanpa revisi sedangkan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran sudah baik.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
- Noh Muhammad,2014. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Arsyad Azhar, 2010, Media Pembelajaran, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
- Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: ALFABETA.
- Muhammad Abdul Rosid, 2020, Pengembangan Media Pembalajaran Interaktif Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan Zakat Berbasis Internet , Skripsi. Iain Salatiga.
- J.Meleong Lexy, 2010, Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rosda Karya.
- Yusda, Hasil Wawancara Dengan Guru PAI, (Alue Beurawe,2019) SMP Negeri 12 Langsa, pukul 10.00 wib.
- Tegeh Made, 2014, Model Penelitian Pengembangan, Jakarta, Graha Ilmu