Main Article Content

Abstract

Majelis ta'lim Sirul Mubtadin merupakan suatu organisasi yang mengumpulkan masyarakat untuk bergabung dalam satu pengajian dengan aturan tercantum dalamnya. Jamaah majelis ta'lim ini setiap tahunnya meningkat dari 400 jamaah hingga sekarang mencapai kurang lebih 240.000 jamaah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa adanya sebuah dorongan dalam diri masyarakat sehingga banyak orang bergabung dalam pengajian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil majelis ta'lim Sirul Mubtadin di Kota Langsa serta motivasi masyarakat mengikuti pengajian di majelis ta'lim Sirul Mubtadin. Penelitian ini merupakan kreasi metodologis yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan). Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu ketua majelis ta'lim Sirul Mubtadin Kota Langsa, guru pengajian, dan 5 anggota yang mengikuti majelis ta'lim. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis ta'lim Sirul Mubtadin sudah berdiri sejak tahun 2008 yang didirikan oleh Tgk. Razali Manyak. Tujuan didirikannya majelis ta'lim ini yaitu membendung aliran-aliran yang menyimpang dari ahlul sunnah wal jamaah dan memberantas sesat-sesat tanpa aliran. Bentuk-bentuk kegiatan majelis ta'lim Sirul Mubtadin antara lain pengajian, samadiah, zikir akbar, dan haul majelis ta'lim. Sedangkan yang menjadi motivasi masyarakat mengikuti majelis ta'lim ini yaitu 1) menambah pengetahuan agama, 2) beribadah, 3) eksotisme majelis ta'lim Sirul Mubtadin, dan 4) karena ajakan teman.

Keywords

Motivasi Masyarakat Pengajian Majelis Ta’lim

Article Details

How to Cite
Hansrinadila, F. (2017). MOTIVASI MASYARAKAT MENGIKUTI PENGAJIAN PADA MAJELIS TA’LIM SIRUL MUBTADIN DI KECAMATAN LANGSA KOTA, KOTA LANGSA. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 350-359. Retrieved from https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/ikhtibar/article/view/3200

References

  1. Abdulsyaini. 2002. Sosiologi Skematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  2. Ahmadi, H. 2003. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
  3. Alawiyah, Tuty. 1997. Strategi Dakwah di Lingkungan Majelis Taklim. Bandung: Mizan.
  4. Aly, Hery Noer. 2003. Watak Pendidikan Islam. Cet.2. Jakarta: Friska Agung Insani.
  5. Amanah, Defi Nur. “Kegiatan Majelis Taklim Masyarakat di Masjid Al-Adhar Desa Mercu Buana Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat”, (Skripsi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAIN Metro, 2019).
  6. AM. Sardiman. 1994. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar (Pedoman Bagi Guru dan Calon Guru). Jakarta: PT. Raja Gravindo Persada.
  7. Arifin, M. 1993. Ilmu Pendidikan Islam (Suatu Tujuan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Inter Disipliner. Jakarta: Bumi Aksara.
  8. _____________ 1977. Psikologi Da’wah Suatu Pengantar Studi. Jakarta: Bulan-Bintang.
  9. Arifin, Muzayyin. 2008. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
  10. Arikunto, Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.
  11. Aziz, Moh. Ali. 2012. Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana.
  12. Bungin, Burhan. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kharisma Putra Utama Offset.
  13. Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Ichtiar baru.
  14. Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam. 1997. Ensiklopedia Islam, cet. Ke-4, Jilid 3. Jakarta: Iktiar Baru Van Hoeve.
  15. Devi, Irma. “Gerakan Keagamaan, Politik dan Sosial Majelis Taklim Sirul Mubtadin di Bireuen”, (Skripsi Jurusan Sosiologi Agama, UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, 2019).
  16. Dewi, Santi Sari. 2013. Hafal Mahir Materi Sosiologi. Jakarta.