Main Article Content

Abstract

Penilitian ini merupakan kajian mengenai pemikiran seorang tokoh pendidikan Islam abad modern, yaitu Muhammad ‘Athiyah al-Abrasyi. Dalam hal ini penulis fokuskan tentang kepribadian pendidik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara konsep dengan realita yang terjadi saat ini. Dalam pendidikan Islam kompetensi kepribadian pendidik sangat diutamakan, karena kepribadian pendidik sangat mempengaruhi peranannya sebagai pendidik dan pembimbing. Dia mendidik dan membimbing para siswa tidak hanya dengan bahan yang ia sampaikan atau dengan metode penyampaian yang digunakannya, akan tetapi dengan seluruh kepribadiannya. Kenyataan saat ini perilaku atau sikap sebagian pendidik tidak mencerminkan seorang pendidik. Dalam hal ini peneliti merumuskan dua rumusan masalah yaitu: pertama: Bagaimana kompetensi kepribadian pendidik menurut Muhammad Athiyah Al-Abrasyi, kedua : Bagaimana aplikasi konsep kepribadian pendidik dalam pendidikan Islam. Untuk menjawab persoalan tersebut, metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu dengan menganalisis data-data primer yang bersumber dari buku-buku yang ditulis langsung oleh Al-Abrasyi dan data-data sekunder yang bersumber dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.


Hasil penelitian menyebutkan bahwa ada delapan point pemikiran Muhammad Athiyah Al-Abrasyi tentang sifat-sifat kepribadian pendidik, yaitu (1) memiliki sifat  zuhud, (2) jiwa bersih, (3) ikhlas, (4) murah hati, (5) mulia dan berwibawa, (6) menjadi seorang bapak sebelum menjadi seorang guru, (7) memahami kemampuan, dan tabiat anak didik, dan (8) konsisten terhadap disiplin ilmu. Ide-ide tersebut masih sangat relevan dimiliki oleh pendidik dewasa ini.

Keywords

Kompetensi Kepribadian Pendidik Islam

Article Details

How to Cite
nurhanifah, nurhanifah. (2022). Kompetensi Kepribadian Pendidik Menurut Muhammad ‘Athiyah Al-Abrasyi. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(1), 57-67. https://doi.org/10.32505/ikhtibar.v9i1.4250

References

  1. Abdurrahman an-Nahlawi. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah dan Masyarakat. Cet.I. Jakarta: Gema Insani Press,1995
  2. Ahmad Tafsir. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Cet. IV. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2005
  3. Azyumardi Azra. Esei-esei Intelektual Muslim & Pendidikan Islam. Cet.I. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1998
  4. Eka Sri Mulyani,dkk. Filosofi Pendidikan Berbasis Syariat Dalam Educational Networks. Dinas Aceh Darussalam, 2008
  5. Fithriani Gade. Konsep Metodologi Pembelajaran: kajian perbandingan pemikiran Ibn Khaldun dan Al-Abrasyi. Tesis. Banda Aceh, 2006
  6. Hakiki. “Menghadirkan Kepribadian dan Sifat Ketuhanan Dalam Diri Pendidik Muslim: Refleksi Terhadap Informasi Ayat-ayat Al-Qur’an”, Dalam Jurnal Studi Islam Muqaddimah, No.20.TH.XII.Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, Kopertais Wilayah III. DIY, 2006
  7. Ibn al-Manzur. Lisanul Arab, juz 3. Beirut: Dar al-Ma’arif al-‘Ilmiyah, t.t
  8. Ismail Fahmi ar-Rauf. Zuhud dan Kegelisahan Modern. http://serambinews.net/old/22 juli 2009
  9. Khairul. Salah Mengartikan Zuhud adalah Miskin. Http://sepia.blogsome.com/2005
  10. Khoiron Rosyadi. Pendidikan Profetik. Cet.I. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004
  11. Malik Fadjar, A. Holistika Pemikiran Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005
  12. Muhammad ‘Athiyah al-Abrasyi. Al-Tarbiyyah al-Islamiyah. Darul Qaumiyah, 1964
  13. _____.Al-Tarbiyah al-Islamiyah wa falasifatuha. Cet.II. Darul Fikri,tt
  14. Muhammad Jawwad Ridha. Tiga Aliran Utama Teori Pendidikan Islam. Terj. Mahmud Arif. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya,2002
  15. Mulyasa, E. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Cet. III. Bandung: PT.Remaja Rosda Karya, 2005
  16. Ngalim Purwanto,dkk. Kompetensi Mengajar dan Guru. Jakarta: Nasco, 1979
  17. Ramayulis. Ilmu Pendidikan Islam. Cet.IV. Jakarta: Kalam Mulia, 2008
  18. Syafruddin Nurdin. Guru Profesional dan Implementasi Press, 2005
  19. Syaiful Bahri Djamarah. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. Cet.I. Jakarta: Rineka Cipta, 2000
  20. Undang-undang Guru dan Dosen. UU RI No.14 Th. 2005. Cet.I. Jakarta: Sinar Grafika,2006