Main Article Content

Abstract

 There is not any emphasis on the value of justice greater than this matter (that God sent His apostles and sent down His Book) to bring about justice. In the name of justice the books were revealed and the Apostles were sent. Because of this justice, the life of heaven and earth is also upheld. The evolution of the philosophy of law, which is inherent in the whole philosophy evolution, revolves around the certain problems that arise repeatedly. Among these problems, the most frequent discourse is the issue of justice in relation to the law. It happens because laws or regulations should have been fair, but in fact they often don't.


Keywords: justice, philosophy, law, perspective, West, Islam


Abstrak: Tiada penekanan akan nilai keadilan yang lebih besar dari pada perkara ini (bahwa Allah mengutus para rasul-Nya dan menurunkan Kitab-Nya) untuk mewujudkan keadilan. Maka dengan atas nama keadilan kitab-kitab diturunkan dan para Rasul diutus. Dengan keadilan ini pula tegaklah kehidupan langit dan bumi. Evolusi filsafat hukum, yang melekat dalam evolusi filsafat secara keseluruhan, berputar di sekitar problema tertentu yang muncul berulang-ulang. Di antara problema ini, yang paling sering menjadi diskursus adalah tentang persoalan keadilan dalam kaitannya dengan hukum. Hal ini dikarenakan hukum atau aturan perundangan harusnya adil, tapi nyatanya seringkali tidak.


Kata Kunci: keadilan, filsafat, hukum, perspektif, Barat, Islam

Keywords

Justice Philosophy law perspective West Islam

Article Details

Author Biography

Fuji Rahmadi P, Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pancabudi Medan

Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pancabudi Medan

How to Cite
P, F. R. (2018). TEORI KEADILAN (THEORY OF JUSTICE) Kajian dalam Perspektif Filsafat Hukum Islam Dan Barat. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan, Dan Ekonomi Islam, 10(1), 62-76. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v10i1.871

References

  1. Abdullah, Abdul Ghani, Nazhariyah ad-Daulah fi al-Islam, (Beirut: Dar al-Jami’iyah, 1986)
  2. Ahmad, Mumtaz (ed), Masalah-Masalah Teori politik Islam, (Bandung: Mizan, 1994)
  3. al-Anshari, Ibnu Mukarram, Lisan al-‘Arab, (Mesir: Dar al-Mishriyah li al-Ta’lif wa al-Tarjamah, t.t), Juz 13-14
  4. al-Buti, Muhammad Sa'id Ramadan, Dawabit al-Maslahah fi as-Syariah al-Islamiyah, (Beirut: Mu'assasah ar-Risalah,1977)
  5. Friedrich, Carl Joachim, Filsafat Hukum Perspektif Historis, (Bandung: Nuansa dan Nusamedia, 2004)
  6. Gie, The Liang, Teori-Teori Keadilan, (Yogyakarta: Super, 1979), h. 22
  7. al-Ghazali, al-Mustasfa min Ilm al-Usul (Kairo: al-Amiriyah, 1412)
  8. Huijbers, Theo, Filsafat Hukum dalam lintasan sejarah, cet VIII, (Yogyakarta: kanisius, 1995)
  9. al-Isfahani, Al-Raghib, Mu’jam Mufradat Alfazh Al-Qur’an, (Kairo: Dar al-Katib al-‘Arabiy, t.t)
  10. al-Jauziyah, Ibnu Qayyim, Ath-Thuruq Al-Hukmiyah fi As-Siyasah Asy-Syar’iyyah, tahqiq: Muhammad al-Faqi, (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, t.t)
  11. al-Juwaini, Abd al-Malik ibn Yusuf Abu al-Ma'ali, Al-Burhan fi Usul al-Fiqh (Kairo: Dar al-Ansar, 1400 H), Juz I
  12. Lubis, Nur A. Fadhil, Hukum Islam dalam Kerangka Teori Fikih dan Tata Hukum Indonesia (Medan :Pustaka Widyasarana,1995)
  13. Pagar, Pembaharuan Hukum Islam Indonesia; Kajian Terhadap Sisi Keadilan Ahli Waris Pengganti dalam Kompilasi Hukum Islam, (Bandung: Citapustaka, 2007)
  14. al-Qasimi, Zafir, Nizham al-Hukmi fi al-Islam (al-Hayah ad- Dusturiyah), (Beirut: Dar an-Nafais, 1980)
  15. Rawls, John, A Theory of Justice, London: Oxford University press, 1973, yang sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia oleh Uzair Fauzan dan Heru Prasetyo, Teori Keadilan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
  16. al-Salam, Izzuddin ibn Abd, Qawaid al-Ahkam fi Masalih al-Anam (Kairo: al-Istiqamat, t.t),Juz I
  17. al-Syatibi, al-Muwafaqat fi Usul al-Syari'ah (Kairo: Mustafa Muhammad, t.t,), Juz II, h. 4
  18. Shihab, M.Quraish, Wawasan Alquran; Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 2007), cet. II
  19. Thabathaba’i, Muhammad Husain, al-Mizan fi Tafsir Al-Qur’an, (Beirut: Muassasah al-A’la li al-Mathbu’, t.t), Juz 12